Laba Facebook Anjlok dari US$ 302 Juta ke US$ 64

Facebook melaporkan penurunan laba membukukan laba sekitar US$ 64 juta atau Rp 619 miliar pada kuartal IV 2012, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011 yang labanya mencapai US$ 302 juta atau Rp 2,9 triliun.

Padahal, pendapatan situs jejaring sosial ini mengalami peningkatan sebesar 40% menjadi US$ 1,58 miliar yang didorong oleh pendapatan iklan dan dari perangkat telepon seluler. Pendapatan dari iklan mencapai US$ 1,3 miliar atau naik 41% dari tahun sebelumnya. Sementara, pendapatan mobile, yang merupakan indikator penting dari kemampuan perusahaan untuk mengkapitalisasi peningkatan, mencapai 23% dari total pendapatan.

Jumlah pengguna situs jejaring sosial itu di smartphone dan tablet bahkan melebihi pengguna di komputer.  Jumlah pengguna perangkat mobile naik 57 persen menjadi 680 juta, melewati jumlah pengguna lewat komputer yang sebanyak 618 juta.

Anjloknya laba Facebook dikarenakan adanya peningkatan dalam anggaran penelitian dan pengembangan. "Kami memasuki 2013 dengan momentum yang baik dan akan melanjutkan investasi untuk mencapai misi kami dan menjadi sebuah perusahaan yang kuat dan bernilai. Penting bagi kami untuk memiliki lebih dari 1 miliar orang pengguna produk kami dan kami perlu membuat Facebook menjadi bagus dengan berbagai perangkat yang mereka pakai," kata CEO dan founder Facebook, Mark Zuckerberg.

Penurunan laba yang tajam ini juga berimbas pada harga saham Facebook yang turun hampir 6% dalam perdagangan di New York. Saham Facebook diluncurkan di bursa saham Nasdaq pada Mei lalu dengan harga US$ 38, kemudian turun pada September 2012. Kemudian harga sahamnya kembali merangkak naik dan bertengger pada harga US$ 31 pada penutupan pasar Rabu (30/1) lalu. (AFP/Lila Intana)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)