Laba Siam Cement Group Meningkat 29%

Siam Cement Group (SCG) pada kuartal I/2017 memperoleh pertumbuhan keuntungan sebesar 29% yang dikontribusikan oleh sektor bisnis kimia. Roongrote Rangsiyopash, CEO SCG, menyebutkan kinerja keuangan SCG yang belum teraudit (unaudited) di kuartal I tahun ini adalah meningkatnya pendapatan penjualan sebesar 6% US$ 3.311 juta. Laba pada periode ini mencapai US$ 495 juta meningkat 29%, berkat konsistensi performa bisnis kimia yang baik serta keuntungan tak terulang (non-recurring) dari penjualan aset investasi dan aset tak terpakai (non-used).  Sebagai tambahan, pendapatan ekspor menyumbang 27% dari total pendapatan SCG dari penjualan, atau  menjadi US$ 884 juta.

Untuk operasional SCG di ASEAN (kecuali Thailand), pendapatan penjualan pada kuartal pertama 2017 berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 15% atau senilai US$ 413 juta, yaitu 13% dari total pendapatan SCG atas penjualan. Bisnis SCG di Indonesia cukup agresif. SCG baru-baru ini mengakuisisi 80% saham dari produsen produk kemasan (corrugated containers) berkualitas tinggi, PT Indocorr Packaging Cikarang (Indocorr), untuk memperluas bisnis kemasan (packaging) di Indonesia. Akuisisi ini bernilai Rp 145 miliar (US$ 10,9 juta). Dengan kapasitas produksi Indocorr yang mencapai 32 ribu ton per tahun, akusisi ini mampu meningkatkan kapasitas produksi gabungan corrugated containers SCG hingga 1,045 juta ton per tahun untuk seluruh wilayah ASEAN.

Roongrote Rangsiyopash, President and CEO of SCG bersama dengan Chaovalit Ekabut, Vice President Finance and Investment & CFO of SCG mengumumkan hasil kinerja SCG pada Kuartal 1 2017 yang Mencapai Keuntungan Lebih Tinggi pada Sektor Bisnis Kimia. (Foto : Istimewa).

Sebagai tambahan, Jayamix by SCG, perusahaan pemasok beton siap pakai (ready-mixed concrete), meresmikan kerjasama dengan salah satu e-commerce Blibli.com untuk mempermudah konsumen berbelanja ready-mixed concrete secara online. Kerjasama ini mengukuhkan posisi ‘Jayamix by SCG’ sebagai perusahaan pemasok beton siap pakai yang pertama dan satu-satunya yang tersedia dalam platform e-commerce dan akan menjadi solusi terbaru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. “Investasi SCG di ASEAN sejalan dengan visi perusahaan. Terlepas dari investasi di PT Indocorr Packaging Cikarang (Indocorr), guna memperluas bisnis kemasan di Indonesia, SCG juga melakukan investasi pada bisnis kimia serta bisnis semen dan bahan bangunan di berbagai negara di ASEAN,” kata Roongrote dalam keterangan tertulis di Bangkok, Thailand, pada pekan lalu.

Baru baru ini, SCG menambah 71% investasi untuk proyek Long Son Petrochemicals, yaitu kawasan petrochemicals terpadu pertama di Vietnam. Proyek ini berlokasi di Provinsi Baria-Vung Tao dekat Ho Chi Minh Saat ini, SCG sedang dalam tahap akhir keputusan investasi keuangan dengan mitra Vietnam. Waktu konstruksi diharapkan berjalan hingga 5 tahun ke depan dan direncanakan beroperasi di tahun 2022.

Untuk Bisnis Semen dan Bahan Bangunan, SCG telah mengakuisi Vietnam Construction Materials JSC (VCM), perusahaan semen operator terpadu di Vietnam yang memiliki kapasitas produksi sebesar 3,1 juta ton per tahun. Kemudian, pabrik semen SCG di Myanmar telah mulai beroperasi sejak Januari 2017 dan pabrik semen lain di Laos juga beroperasi di Maret tahun ini. Hal ini dapat memberikan SCG kemampuan untuk memproduksi semen dengan kapasitas gabungan sebesar 10,5 juta ton per tahun untuk ASEAN, terkecuali Thailand. (*)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)