MCash Incar Pendapatan Rp8 Triliun

Direktur MCash, Suryandy Jahja (tengah)

PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) membukukan laba bersih tahun 2018 sebesar Rp 228 miliar atau melonjak 28,9 kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 8 miliar. MCash juga mencatat perolehan pendapatan Rp 6,4 triliun atau tumbuh 139,3% dari capaian tahun 2017 sebesar Rp 2,7 triliun.

Kenaikan pendapatan ini didorong oleh naiknya pendapatan dari produk digital menjadi Rp 3,91 triliun yang sebelumnya sebesar Rp 1,37 triliun, dan pendapatan agregator produk digital dari Rp 1,27 triliun menjadi Rp 2,43 triliun. Pada 2019, emiten yang bergerak dalam bisnis digital ini pun menargetkan pendapatan Rp 8 triliun.

Direktur MCash, Suryandy Jahja, mengatakan, tahun ini MCash akan menetapkan strategi yang sama seperti tahun sebelumnya. Misalnya, inovasi layanan pembayaran tol tanpa menggunakan kartu tap tetapi menggunakan koneksi smartphone.

“Beberapa yang akan menjadi andalan adalah layanan pembayaran listrik, pulsa, tiket kereta api, fintech seperti top up OVO, Go-Pay, Link Aja, serta layanan penjualan tiket konser,” kata Suryandy di Jakarta, Senin (27/05/2019).

Beberapa strategi lain yang akan dilakukan MCash untuk mendongkrak penjualan di antaranya, digital restoran, POS System, know your customer, app & sustainable IoT, unmanned store, lifestyle & travel, single lane free flow, eco friendly GOWES fleet, serta supply chain dan logistik.

Tahun ini, MCash juga menargetkan jumlah saluran distribusi mencapai 90-100 ribu dan jumlah user 5,5 hingga 6 juta. Asal tahu, sepanjang tahun 2018, perseroan fokus pada penguatan titik distribusi digital secara nasional sehingga tumbuh sebesar 47,4% dari 51.482 di 2017 menjadi 75.910 titik di 2018. Jumlah user juga naik 209% yoy menjadi 4,6 juta pengguna.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)