WIKA Makin Agresif Ekspansi ke Timur Tengah dan Asia

Hasil RUPS PT Wijaya Karya (Persero) Tbk melaporkan bahwa untuk tahun buku 2014, emiten berkode WIKA itu memperoleh laba bersih Rp 61,18 miliar. Sedangkan dividen tunai ditetapkan sebesar Rp 123,04 miliar atau  20 % dari laba setara Rp 20,0281 per lembar saham. Sementara itu nilai sebesar  Rp 492,14 miliar atau sekitar 80%ditetapkan sebagai laba ditahan.

IMG_20150422_133400 Ket foto : kiri ke kanan : Bakti Santoso Ludin, Adji Firmantoro, Bintang Perbowo, Budi Harto, Destiawan Soemardjono, Bambang Pramudjo

Pada tahun 2015 WIKA menargetkan memperoleh total kontrak sebesar Rp 54,39 triliun. Jumlah ini diperoleh dari carry over 2014 sebesar Rp 22, 75 triliun dan target kontrak baru 2015 sebesar 31,64 triliun. Kontrak baru ditargetkan dari pemerintah 52,02%, BUMN 22,17%, dan swasta 25,21%.

WIKA juga menargetkan pasar Timur Tengah, melihat potensi pasar ini cukup besar.”Saat ini untuk proyek kami belum ada, tetapi kami sudah mendirikan kantor cabang di Saudi Arabia. Hal ini merupakan salah satu persyaratan untuk bisa mendapatkan tender,” jelas Destiawan Soemardjono, Direktur WIKA.

Menurutnya, WIKA sedang gencar melakukan proses negosiasi salah satunya di Mekah, beberapa di antaranya sudah dilakukan. Rencananya pada tahun 2016 sudah mulai bisa dilaksankan. Selain Timur Tengah, Wika juga sudah melakukan ekspansi ke luar negri. Beberapa di antaranya adalah Filipina, Aljazair, Myanmar, Malaysia, Brunei, dan Timor Leste. Beberapa proyek, di antaranya sudah berjalan.

WIKA sendiri telah memperoleh beberapa proyek di tahun 2015. Beberapa di antaranya yaitu, proyek Bendungan Kreuretok Aceh sebesar Rp 405 miliar, proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tahap I Rp 355 miliar. Proyek Jalan Layang Non Tol (JNT) Ciledug Rp 351 miliar, proyek Oe-Cusse Airport Timor Leste US$ 92 jut. Proyek Funtasy Island di Pulau Manis Batam Rp 161 miliar serta proyek Pembangunan Kontruksi Runway Bandara Samarinda Baru Samarinda Rp 124,20 miliar.

Selain itu dalam RUPS ini, WIKA juga memperkenalkan jajaran komisaris dan direksi baru di antaranya :

  1. Komisaris Utama/komisari independen : Bakti SantosoLudin
  2. Wakil Komisaris Utama : Mudjiadi
  3. Komisaris : Abdu Rahman Pelu, Soepomo, dan B. Didik Prasetyo
  4. Komisaris Independen : Imas Aan Ubdiyah, Nurrachman.

Untuk jajaran direksi :

  1. Direktur Utama : Bintan Perbowo
  2. Wakil Direktur Utama : Budi Narto
  3. Direktur : Yusmar Anggadinata, Adji Firmantoro, Bambang Pramudjo, Gandira Gutawa, Destiawan Soemardjono. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)