Penjualan Apple Tidak Capai Target US$ 37 Miliar

Laporan keuangan Apple Inc mengecewakan Wall Street dan banyak analis. Saham perusahaan teknologi besutan Steve Jobs ini melaporkan laba US$ 8,8 miliar dari penjualan US$ 35 miliar. Wall Street mengharapkan Apple dapat meraup penjualan US$ 2 miliar lebih besar, yakni US$ 37 miliar.

Bagi perusahaan teknologi sebesar Apple, hal semacam ini jarang terjadi. Sahamnya turun lebih dari US$ 30 miliar di perdagangan after-hours. Meski demikian CEO Apple, Tim Cook merasa senang lantaran rekor penjualan iPad mencapai 17 juta kuartal ini.

Para analis memprediksi penjualan iPhone melemah karena munculnya rumor versi terbaru yang sedang dalam proses pengerjaan. Mengutip laporan Reuters, selain karena lemahnya perekonomian Eropa, banyak konsumen yang menahan diri membeli iPhone. Mereka cukup sabar menanti versi iPhone 5 yang akan diluncurkan musim gugur mendatang.

Untuk menenangkan pemegang saham, Apple akan membagikan dividen US$ 2,65 per lembar saham pada 16 Agustus nanti. Diumumkan juga sistem operasi terbaru Mac, Mountain Lion akan diluncurkan hari Rabu waktu setempat. Waktu peluncuran ini sedikit lebih cepat dari perkiraan awal.

Angka-angka penting Apple Inc.:

  • Penjualan: US$ 35.023 miliar, naik 22.5% year over year. Per kuartal: US$ 8.8 billion, naik 21%
  • Earnings Per Share: US$ 9.32, up 19.6%
  • iPhone:  26 juta unit, naik 28%
  • iPad: 17 juta unit, naik 83.9%
  • Mac: 4 juta units, naik 1.3%,
  • iPod: 6.8 juta unit, turun 9.8%,
  • iPod: iTunes store meraup US$ 1.8 miliar
  • Apple TV: 1.4 juta unit, naik 170%. Untuk tahun fiskal sekarang sudah 4 juta
  • Gross margin: 42.8%, turun dari 47.4% kuartal terakhir, naik dari 41.7% di Q3 2012
  • Apple store revenue: $4.1 billion, naik 17%
  • Jumlah Apple stores: 372, 123 di antaranya di luar Amerika Serikat
  • Cash and marketable securities: US$ 117 miliar, naik US$ 7 miliar dari Q2
  • Revenue guidance: US$ 34 miliar
  • EPS guidance: $7.65
  • Gross margin guidance: 41.5%

Seperti dilansir Fortune, CFO Peter Oppenheimer, menjabarkan beberapa faktor yang membuat laporan keuangan Apple mengecewakan bagi banyak analis dan Wall Street. Menguatnya YS$ terhadap mata uang lain memperlambat penjualan di berbagai negara termasuk Eropa sendiri. Rumor versi terbaru iPhone melemahkan penjualan versi sebelumnya. Ditambah lagi pukulan Intel yang berdampak tertundanya peluncuran MacBook baru.

Menurut Cook, prestasi Apple di negara ketiga tidak terlalu buruk. Ia yakin konsumennya menginginkan produk terbaik dari Apple. Cook menuturkan bahwa sekitar 1 juta unit iPad 2 masuk ke pasar edukasi level K-12 untuk usia 16 sampai 19 tahun. "Konsumen kebanyakan tidak mencari tablet. Mereka mencari iPad," kata Cook.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)