PermataBank Kian Fokus Garap Cash Management

Sejalan dengan visi PermataBank menjadi pelopor dalam memberikan solusi finansial yang inovatif dan untuk memperkuat hubungannya dengan nasabah institusi finansial, PermataBank menyelenggarakan temu nasabah yang dikemas untuk memberikan solusi "Cash and Investment Management" yang menyeluruh bagi perusahaan asuransi dan dana pensiun.

Untuk mendukung hal itu, PermataBank memiliki fasilitas e-Business yaitu layanan Internet Banking bagi nasabah korporasi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan nasabah bertransaksi. Beberapa fitur inovatif yang ditawarkan adalah Cash Management atau tata kelola rekening operasional yang meliputi tata kelola penerimaan (account receivable management), tata kelola pembayaran (account payable management) dan tata kelola likuiditas (liquidity management).

Rudy Tandjung, Head Transactional Banking PermataBank mengatakan, nasabah institusi keuangan memiliki kebutuhan khusus dalam mengelola aset-asetnya. Ini menjadi peluang bagi PermataBank untuk dapat memberikan solusi finansial yang terbaik dalam mendukung pertumbuhan bisnis nasabah.

Sementara itu, Dedy Sahat , Head Financial Institution PermataBank menambahkan, di Financial Institution, pihaknya berfokus pada upaya untuk meningkatkan hubungan dengan nasabah existing sekaligus membina hubungan dengan nasabah baru secara selektif. Beberapa mitranya antara lain: PT Prudential Life Assurance, PT SequislIfe, PT AJ Manulife Indonesia, PT Asuransi Jiwa Cigna, PT Asuransi Jiwa Inhealth, Allianz Insurance Commonwealth Life, SUN Life, Dapen Astra, Dapen Astra.

Ditopang oleh kinerja yang berkesinambungan pada kuartal I 2012, PermataBank mencatat peningkatan kinerja operasionalnya, sehingga meraih laba bersih naik tipis 3% menjadi Rp 331 miliar. Total pendapatan operasional Rp 1,593 triliun, lebih tinggi 37% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 1,161 triliun. Hal ini karena didorong oleh pertumbuhan di kedua sisi, pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis imbalan (fee based income). Pendapatan bunga bersih tumbuh 38% yoy menjadi Rp 1,282 triliun dengan ditopang oleh pertumbuhan kredit yang kuat. Sementara itu pendapatan berbasis imbalan (fee based Income) naik 36% yoy menjadi RpĀ  311 miliar.

Kredit yang disalurkan PermataBank tumbuh 35% yoy menjadi Rp 74,1 triliun di akhir Maret 2012. Kredit tumbuh di semua segmen bisnis. Total aset secara konsolidasi per 31 Maret 2012 mencapai Rp. 103,8 triliun yoy, naik 30% yoy dari Rp 79,6 triliun pada tahun sebelumnya.

Basis pendanaan kian beragam dan terus tumbuh secara berkelanjutan. Dana pihak ketiga meningkat 28% yoy menjadi Rp. 79,7 triliun. Giro dan tabungan (CASA) mencatat kenaikan yang kuat yaitu 22% dan 40% yoy masing-masing menjadi Rp 16,3 triliun dan Rp 16,7 triliun. Sementara itu deposito berjangka tumbuh dengan baik yaitu sebesar 26% menjadi Rp 46,7 triliun pada akhir Maret 2012. Dengan demikian komposisi dana murah (CASA) saat ini mencapai 41% dari total simpanan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)