Produk Kebersihan dan Mamin Dongkrak Penjualan Unilever Rp21,77 Triliun

Pada Semester I/2020, PT Unilever Indonesia berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp21,77 triliun atau tumbuh sebesar 1,5% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan dipengaruhi oleh penjualan domestik sebesar 1,6%. Untuk diketahui, laporan kinerja keuangan yang dipaparkan Unilever pada 30 Juli 2020 tersebut belum melalui proses pengauditan.

Hemant Bakshi, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, memaparkan, di tengah situasi pandemi Covid-19 perusahaan berfokus untuk memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan. “Di tengah pandemi ini, kami juga terus mendukung komunitas dan masyarakat Indonesia,” kata dia.

Penjualan domestik ritel tercatat di angka 2,4% di paruh pertama 2020. Pertumbuhan ini didorong oleh kategori produk kebersihan kesehatan, makanan dan minuman (mamin). Sementara, unit Unilever Foods Solution (UFS) atau unit B2B yang konsumen utamanya adalah Hotel, Restoran & Café/Catering (Horeca) mengalami tantangan pada paruh pertama 2020 ini. Kondisi ini terjadi akibat banyaknya industri hospitality yang tutup akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di semester I 2020, perseroan juga berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp3,62 triliun. Hasil ini dicapai melalui inovasi yang dilakukan untuk mendorong penjualan dan adanya pengetatan biaya operasional. Di sisi lain, juga menghadapi tantangan dengan adanya tambahan biaya operasional untuk mempertahankan rantai pasok, biaya kesehatan, dan keamanan seperti misalnya suplemen, masker, PCR test.

“Selama paruh pertama 2020, kami meluncurkan inovasi beberapa diantaranya adalah Lifebuoy Hand Sanitizer, Sahaja Spray Higienis, Wipol Disinfectant Spray, serta Wipol Surface Disinfecting Wipes,” kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya juga tetap melakukan inovasi di kategori lain seperti Ice Cream Vienetta dan meluncurkan varian baru seperti Walls Strawberry Cheesecake. Sedangkan, untuk kategori personal care, perseroan meluncurkan Vaseline Hand Cream Anti-Bacterial.

“Kami optimistis jika semua pihak menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, bersama kita akan melewati masa sulit ini dan perekonomian Indonesia akan kembali bangkit,” ungkap Hemant.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)