Produsen Prochiz Catat Laba Bersih Tumbuh 23,4% di Tengah Pandemi 2020

Hartono Atmadja Komisaris Utama PT Mulia Boga Raya Tbk (kedua kiri) bersama Herbudianto, Komisaris (kedua kanan) didampingi oleh Bobby K Gandasaputra, Direktur Utama (kanan) dan Paulus Tedjosutikno, Direktur (kiri) saat RUPST, 11 Juni 2021.

PT Mulia Boga Raya Tbk menyampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik (Public Expose atau Pubex) pada Jumat, 11 Juni 2021 bahwa kinerja perseroan tidak terpengaruh secara signifikan meski di tengah pandemi Covid-19.

Perseroan mencatat total penjualan di tahun 2020 senilai Rp900,9 miliar atau mengalami sedikit penurunan sebesar 8,0% dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya sebagai dampak dari penerapan kebijakan PSAK72. Sedangkan laba bersih bertumbuh 23,4% atau sebesar Rp121 miliar dibanding tahun sebelumnya serta laba komprehensif tahun berjalan juga ikut tumbuh sebesar 30,2%.

Jika dilihat dari sisi kategori produk Perseroan, tahun 2020 untuk kategori produk keju blok memberikan kontribusi penjualan sebesar 86,5% atau Rp780,4 miliar, selebihnya berasal dari kategori keju lembaran sebesar Rp106,2 miliar. Penjualan ekspor perseroan juga meningkat signifikan di 2020 menjadi sebesar 41,7% atau Rp31,4 miliar dibanding tahun sebelumnya.

“Pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun 2020 telah mengubah tatanan kehidupan dunia, termasuk tatanan perekonomian. Hampir semua negara di dunia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi termasuk Indonesia. Namun, kami telah mengantisipasi dengan menjalankan berbagai inisiatif dan upaya strategis untuk menghasilkan pencapaian kinerja yang optimal baik kinerja operasional maupun keuangan. Namun demikian, di tahun 2021 ini kami akan fokus dalam menghasilkan produk baru serta memperluas jaringan distribusi produk kami di offline maupun online,” ujar Bobby K Gandasaputra, Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk.

RUPST kali ini membahas enam agenda rapat, salah satunya tentang perubahan susunan direksi perseroan yakni menyetujui pengangkatan Bobby K Gandasaputra sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Paulus Tedjosutikno. Sekaligus, menyetujui juga penambahan susunan anggota direksi perusahaan dari semula 4 orang menjadi 5 orang, sehingga susunan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Hartono Atmadja

Komisaris: Atiff Ibrahim Gill

Komisaris Independen: Herbudianto

Direksi

Direktur Utama: Bobby K Gandasaputra

Direktur: Paulus Tedjosutikno

Direktur: Tan Ting Luen

Direktur: Gabriele Isacco Tironi

Direktur: Peter Wiradjaja

Kinerja kuartal I-2021, penjualan perseroan naik 8,5% sebesar Rp249,6 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dengan kontribusi terbesar dari kategori produk keju blok. Laba per lembar saham juga ikut naik 41,4% menjadi Rp24,5 sedangkan laba bersih bertumbuh 41,5% sebesar Rp36,7 miliar. Adapun pencapaian Perseroan ini turut berkontribusi dalam meningkatkan penjualan pada laporan keuangan konsolidasian PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk selaku induk usaha Perseroan.

Untuk strategi di 2021, perseroan akan fokus dalam melahirkan produk-produk baru yang inovatif dan dapat diterima oleh konsumen pasar baik domestik maupun internasional. Selain itu, perseroan juga akan memperluas jaringan distribusi produk dengan sinergi bersama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk melalui pendekatan partnership sehingga memudahkan konsumen dalam membeli produk Perseroan baik secara offline (dengan fokus pada pengembangan channel di general trade) maupun online.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)