Puradelta Catatkan Pendapatan Rp 2,65 Triliun Sepanjang 2019

Pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan pendapatan sebesar Rp 2,65 triliun di 2019 atau tumbuh 155,8% dibandingkan pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp 1,04 triliun. Adapun, laba bersih Rp 1,33 triliun di 2019, atau tumbuh 169,0% dibandingkan laba bersih di tahun sebelumnya sebesar Rp 496 miliar.

Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengatakan, pertumbuhan pendapatan dari segmen industri memiliki andil signifikan dalam capaian Perseroan. Di 2019, pendapatan dari segmen industri mencapai Rp 2,01 triliun, atau sekitar 75,9% dari total pendapatan usaha.

“Hasil tersebut merupakan catatan atas penjualan lahan industri ke pelanggan-pelanggan besar, khususnya pelanggan sektor otomotif,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (23/03/2020).

Di samping pendapatan dari segmen industri, Perseroan juga mencatatkan pendapatan dari segmen komersial sebesar Rp 603 miliar, segmen hunian sebesar Rp 20 miliar, dan dari segmen rental dan hotel sebesar Rp 15 miliar.

Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp 1,48 triliun di 2019, atau tumbuh 155,3% dibandingkan laba kotor di tahun sebelumnya sebesar Rp 581 miliar. Marjin laba kotor di 2019 adalah 56,0%, cukup stabil dibandingkan marjin laba kotor di tahun sebelumnya sebesar 56,1%.

Sementara itu, laba usaha sebesar Rp 1,23 triliun, atau tumbuh 197,0% dibandingkan laba usaha di tahun sebelumnya sebesar Rp 415 miliar. Marjin laba usaha di 2019 adalah 46,6%, lebih tinggi dibandingkan marjin laba usaha di tahun sebelumnya sebesar 40,1%. Meningkatnya marjin laba usaha disebabkan karena menurunnya beban umum dan administrasi di 2019 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 1,35 triliun, atau tumbuh 162,5% dibandingkan laba sebelum pajak di tahun sebelumnya sebesar Rp 514 miliar. Hasil positif ini dikontribusikan oleh meningkatnya pendapatan lain-lain dari Rp 99 miliar di 2018 menjadi Rp 117 miliar di 2019. Marjin laba sebelum pajak meningkat dari 49,6% di tahun 2018 menjadi 51,0% di tahun 2019.

Dari sisi fundamental, jumlah aset Perseroan per 31 Desember 2019 tercatat Rp 7,62 triliun, lebih tinggi 1,6% dibandingkan dengan aset Perseroan tahun sebelumnya sebesar Rp7,50 triliun. Posisi kas bersih Perseroan sebesar Rp 667 miliar, lebih rendah dibandingkan posisi kas di akhir tahun sebelumnya sebesar Rp 745 miliar.

Sepanjang tahun lalu, perseroan juga telah membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp 2,02 triliun. Perseroan tidak memiliki utang. "Dengan posisi kas bersih yang sehat, Perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, hunian, dan komersial," kata Tondy.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)