Raup Pendapatan Rp 1,22 Triliun, Laba AirAsia Indonesia Naik 104%

PT AirAsia Indonesia sepanjang kuartal 1 2013 berhasil meningkatkan pendapatannya sekitar 34% menjadi Rp 1,22 triliun kuartal I 2013 dari Rp 911,35 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan pendapatan tersebut mendorong kenaikan laba bersih sebesar 104% menjadi Rp 1,36 miliar.

CEO AirAsia Indonesia, Dharmani, di Jakarta, Jumat (24/5), mengatakan, keberhasilan perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang baik berkat strategi pengembangan saluran distribusi dan usaha memperkenalkan brand AirAsia di seluruh Indonesia.

“Strategi mengembangkan saluran distribusi kami dan usaha kami memperkenalkan brand ini terbukti  membuahkan hail, sebagaimana tercermin pada kinerja bisnis perusahaan," kata Dharmani, Jumat (24/5).

Dharmani menjelaskan, pendapatan AirAsia Indonesia disumbang oleh kenaikan bisnis ancillary sejalan dengan kenaikan pendapatan ancillary per penumpang sebesar 5% dari Rp 138.448 menjadi Rp 145.773. Bagasi dan fasilitas pemilihan kursi merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan ancillary. Saat ini AirAsia Indonesia mengoperasikan 22 unit pesawat.

Sementara itu, AirAsia Berhad mencatat pertumbuhan pendapatan 11% dari RM 1,30 miliar dari RM 1,17 miliar. Peningkatan pendapatan ini dipicu oleh tumbuhnya jumlah penumpang sebesar 7% menjadi 5,17 juta, kenaikan pendapatan tambahan/ancillary income per penumpang dan rata-rata tarif tiket, serta bertambahnya kapasitas kursi penumpang seiring dengan dioperasikannya 66 unit pesawat di Malaysia.

Tingkat keterisian penumpang (load factor) tetap tinggi yakni 79% di tengah meningkatnya kapasitas kursi penumpang sebesar 9% pada kuartal pertama 2013.

Pada kuartal 1 tahun ini, AirAsia mencatat peningkatan laba operasional sebesar 6% menjadi RM 254,93 juta, didukung oleh meningkatnya pendapatan dan stabilnya biaya produksi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)