Semester I Total Premi Baru Industri Asuransi Jiwa Turun 16,3%

Saat ini pasar asuransi jiwa di Indonesia mengalami pertumbuhan positif di tengah melambatnya situasi perekonomian. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dalam paparan laporan kinerjanya menyebutkan, hingga semester I tahun 2014, total premi baru yang dicapai industri asuransi jiwa nasional sebesar Rp30,57 triliun atau turun 16,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp36,53 triliun.

David J. Beynon, Direktur Utama PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, mengatakan, "Meski begitu, kami menargetkan meraih pendapatan premi bruto sebesar Rp 200 miliar hingga akhir tahun 2014. Situasi ekonomi mungkin sedikit melambat, tapi kami tetap optimis untuk meraih yang terbaikā€.

Tokio Marine-David David J.Beynon, Dirut Tokio Marine Life

Namun demikian, perolehan premi lanjutan naik 25% menjadi Rp23,01 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp18,42 triliun. AAJI tetap optimis bahwa premi asuransi jiwa akan tumbuh 16-20% hingga akhir tahun 2014.

Seiring dengan laporan AAJI tersebut, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) membukukan kenaikan pendapatan premi bruto sebesar 83% pada akhir Semester I-2014 dibandingkan semester I 2013. Kenaikan itu didorong oleh melesatnya penjualan produk-produk asuransi jiwa yang dipasarkan melalui jalur keagenan.

Pemasaran produk melalui channel keagenan memberi kontribusi sebesar 78% dari total pendapatan premi TMLI. Sejauh ini TMLI memiliki channel distribusi yang terdiri dari agency, employee benefit, bancaassurance dan direct to consumer (D2C). Berbicara mengenai kontribusi produk, produk unit link sejauh ini menyumbang 54% terhadap pendapatan premi TMLI selama Semester I 2014.

Meski keberadaannya baru dua tahun di Indonesia, TMLI telah memiliki total aset sebesar Rp 902 miliar. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 211% dari angka pada semester I-2013. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)