WOM Finance Targetkan Pembiayaan Rp 6,5 Triliun

Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto (tengah), Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja, bersama Direksi WOM Finance disela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta.

Melemahnya penjualan otomotif nasional baik roda dua mapun roda empat tidak menyurutkan pertumbuhan kinerja WOM Finance. Diakui Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar, tahun 2019 merupakan pencapaian laba tertinggi WOM Finance dalam 10 tahun terakhir sejak tahun 2010. 

“Ke depan, kami akan terus melakukan inovasi untuk dapat menyesuaikan kondisi pasar saat ini dan fokus pada perbaikan sisi internal dan infrastruktur yang sedang kami kembangkan agar ke depan WOM Finance akan terus mempertahankan kinerja positif,” kata Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta.

Djaja menambahkan, menutup tahun 2019, kinerja keuangan WOM Finance menunjukkan pertumbuhan yang positif dan performa yang semakin baik. Meskipun keadaan ekonomi secara global belum stabil, dengan strategi perusahaan serta pemilihan target pasar yang cermat, WOM Finance berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp260 miliar atau meningkat 21% dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp215 miliar.

Djaja menjelaskan, RUPST WOM Finance juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih WOM Finance sebesar Rp 260 miliar untuk tahun buku 2019, di mana sekirar 30% dibagikan sebagai dividen tunai dengan nilai maksimal sebesar Rp78 miliar atau sebesar Rp 22,4 per saham.  Dan, sisa dari laba akan ditetapkan sebagai laba ditahan.

Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja menambahkan, pertumbuhan laba di tahun 2019 didukung oleh perbaikan atas kualitas portofolio, pertumbuhan pendapatan dan disiplin dalam pengelolaan biaya operasional. 

Menurut Zacharia, WOM Finance berhasil meningkatkan total pendapatan 1,05% menjadi sebesar Rp 2,64 triliun  ditahun 2019 dari  tahun sebelumnya sebesar Rp 2,62 triliun.

Hingga akhir tahun lalu, total penyaluran pembiayaan mencapai 355 ribu unit, yang didominasi oleh produk multiguna jasa MotorKu dan MobilKu sebanyak 196 ribu unit dan pembiayaan sepeda motor baru dan sepeda motor bekas sebanyak 159 ribu unit.

Tahun ini, menurut Zacharia, WOM Finance menargetkan pembiayaan sekitar Rp 6,5 triliun, atau ditargetkan meningkat 13,5% dibanding tahun 2019 (Rp 5,8 triliun). Sedangkan jumlah kendaraan yang akan dibiayai ditargetkan sekitar 415 ribu unit. 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)