Grup Kresna Kucurkan Investasi di Film

Michael Steven. (Foto : Kresna)

Kresna Pictures, bagian dari Grup Kresna, mengumumkan investasinya di film Satria Dewa Gatotkaca, sebuah film karya Satria Dewa Studio, pemegang intellectual property rights (IPR) di Indonesia. Investasi ini diharapkan dapat menjadi langkah yang kuat bagi Grup Kresna untuk dapat memperluas jangkauannya ke industri kreatif di Tanah Air.

Michael Steven, Founder & CEO Grup Kresna dan Produser Eksekutif Satria Dewa Gatotkaca, menjelaskan investasi ini dapat menjadi langkah yang baik untuk Grup Kresna dan berkontribusi di industri kreatif tanah air. “Kami juga berkomitmen untuk membuat film Satria Dewa Gatotkaca sebagai film yang bisa mengembalikan serta meningkatkan rasa cinta masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, terhadap kisah legenda tanah air, yang dikemas dengan lebih modern agar relevan dengan realita saat ini,” tutur Michael dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Gatotkaca merupakan film keluarga yang ceritanya diambil dari salah satu tokoh pewayangan Gatotkaca, keturunan Pandawa yang terlahir sebagai manusia jelata, yang harus kehilangan segalanya untuk menyelamatkan semua. Film ini rencananya dijadwalkan untuk tayang di layar lebar pada akhir tahun 2020.

Grup Kresna tak hanya merambah investasi di industri film. Pada pekan lalu, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), mengumumkan penjajakan rencana kerja sama dengan perusahaan investasi asal Tiongkok, Black Panther Capital (BPC) melalui perusahaan patungan atau joint venture (JV). Rencananya, perusahaan patungan ini diberi nama Kresna Panther Capital yang akan membawa investasi dari luar negeri termasuk Tiongkok, untuk bekerja sama di bidang inovasi dan teknologi di Indonesia.

Berbasis di Tiongkok, BPC meyakini teknologi telah melampaui batas dan mengubah kehidupan jutaan orang. Sama halnya dengan KREN, BPC berdiri di garis depan investasi di bidang high technology dan berperan sebagai jembatan untuk era transformasi ini. Michael yang juga tercatat sebagai Founder dan CEO KREN, menjelaskan hal ini menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah sudah berhasil membuat Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik, khususnya di bidang teknologi.

Sebagai integrator bisnis digital, perseroan terus berusaha melengkapi ekosistem digital dan menciptakan nilai-nilai positif melalui berbagai investasi. “Sejalan dengan inisiatif pemerintah, Making Indonesia 4.0, melalui rencana JV ini kami akan terus secara aktif menginkubasi perusahaan-perusahaan baru berpotensi berikutnya di ruang digital Indonesia," ujar Michael.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)