GTSI Mengantongi Kontrak dari BP Berau untuk Pengiriman LNG

PT GTS Internasional Tbk (GTSI), melalui salah satu anak perusahaannya PT Hikmah Sarana Bahari (HSB), mengantongi kontrak dari BP Berau Ltd. Adapun, jangka waktu masa kontrak berlaku selama setahun sejak 7 Januari 2022 seiring penandatangan kontrak oleh Dandun Widodo, Direktur Utama HSB dan Herbiana Wintawati, Asia Pacific Procurement Delivery Senior Manager BP Berau Ltd..
Kemal Imam Santoso, Direktur Utama GTSI, mengapresiasi kontrak antara HSB dan BP Berau Ltd untuk mengangkut liquefied natural gas (LNG) dari Tangguh ke beberapa terminal di Indonesia bagian Barat. “Ini juga salah satu langkah mendukung Indonesia yang berkomitmen untuk menghasilkan energi yang ramah lingkungan,” ujar Kemal dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (26/1/2022).
HSB sebagai penerima kontrak telah menuntaskan assessment yang dilaksanakan oleh BP Indonesia kepada PT Humolco LNG Indonesia sebagai shipping management company untuk kapal Ekaputra-1. Assessment dilakukan berdasarkan persyaratan Contractor Safety Management System (CSMS) dari SKK Migas.
Awalnya, melalui kontrak 3 bulan di bulan Oktober 2021, kapal Ekaputra-1, dengan gross tonase (GT) 109,281 MT, mengangkut kargo untuk kebutuhan kapal pengganti (substitute vessel) dari BP Berau Ltd.. “Kerja sama ini juga wujud komitmen GTSI melalui anak usaha untuk terus berkontribusi menyediakan energi bangsa oleh anak bangsa.” Ungkap Dandun Widodo, yang juga menjabat sebagai Direktur GTSI.
Kontrak yang diperoleh saat ini, Ekaputra-1 mengangkut LNG yang diproduksi di Kilang Tangguh LNG yang dioperasikan oleh BP Berau Ltd. dengan lokasi muat (loading) di pelabuhan Tangguh, Teluk Bintuni, Papua Barat dan discharging port yang direncanakan berlokasi di beberapa titik di Indonesia bagian Barat, diantaranya Arun Port, floating storage and regasification unit (FSRU) Jawa Barat, FSRU Lampung dan FSRU Jawa Satu.
Dandung mengatakan standar operasional, keselamatan, dan kepatuhan terhadap regulasi berstandar internasional diyakini awak kapal dan kapal membawa muatan pelanggan yang high risk dengan aman. “Tujuannya, adalah menjaga kepercayaan pelanggan, trust yang kami jaga dari tahun ke tahun dalam bermitra,” sebut Dandun. Harga saham emiten pelayaran dan distribusi gas alam pada Rabu ini di level Rp 67, turun 1,47% dari perdagangan Selasa pekan ini.
www.swa.co.id