IHSG Berpeluang Memantul ke Zona Hijau

Suasana Main Hall di Gedung BEI sebelum pandemi. (Foto : dok Swa)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound pada perdagangan hari ini, setelah akhir pekan kemarin indeks ditutup di zona merah pada level 6.597 poin. IHSG pada sesi I di Selasa ini naik tipis sebesar 0,77% atau bertengger di level 6.648 poin. Head of Technical Analyst Research PT BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar, mengatakan, secara teknikal IHSG berpotensi rebound dari kondisi oversold dan di atas 200 day moving average (MA). “Tren bearish selama di bawah 6.902 poin, namun berpeluang rebound karena masih bertahan di atas 200 day MA (6.593 poin). Indikator MACD Bearish, Stochastic Oversold & dominan sell power. Selama di bawah 6.902 poin, berpeluang menuju 6.584,6.477 hingga 6.279 poin,” ujar Andri dalam risetnya, Selasa (17/5/2022).

Adapun level resistance pada perdaganan hari inj berada pada level 6.633-6.816 poin, sedangkan level support berada pada level 6.576-6.364 poin, dengan perkiraan sekitar 6.550 - 6.700 poin.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,08%, sementara S&P 500 terkoreksi 0,39% bahkan indeks Nasdaq Composite mencatat penurunan yang lebih dalam sebesar 1,20%. “S&P 500 melemah semalam ditengah pertimbangan investor terhadap potensi resesi Amerika Serikat (AS). Pergerakan tersebut terkait dengan kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi AS, kenaikan suku bunga the Fed dan inflasi yang meningkat tajam,” ujar dia.

Sementara itu, bursa Asia Pasifik berpotensi untuk bergerak variatif hari ini karena masih minimnya sentimen positif yang dapat menguatkan indeks serta pengaruh dari bursa AS semalam.Seiring dengan kondisi tersebut, investor dapat mencermati saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT  PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Saham BBRI direkomendasikan speculative buy dengan target Rp 4.360-4.480 dan stop di bawah 4.100. Saham ESSA juga direkomendasikan speculative buy dengan target Rp 1.310-1.390 dan stop di bawah Rp 1.160-1.045. Sementara saham PGAS direkomendasikan akumulasi beli target Rp 1.540-1.570 serta stop loss di bawah Rp 1.420 dan saham TOWR direkomendasikan trading buy dengan target target Rp 1.010-1.020 dan stop loss di bawah Rp  950.

Pada kesempatan terpisah, Hariyanto Wijaya, analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyebutkan investor menantikan data perdagangan Indonesia April. “Konsensus memperkirakan surplus perdagangan sebesar US$ 4 miliar,” ujar Hariyanto. Investor juga mencermati rencana CEO Tesla, Elon Musk, yang berencana mengunjungi Indonesia pada November 2022 untuk menjajaki potensi kerja sama.

Performa Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan lalu mencatatkan rata-rata frekuensi harian yang tumbuh sebesar 3,54%, menjadi 1.517.364 dari 1.465.440 pada pekan sebelumnya. Sedangkan kapitalisasi pasar pada Jumat pekan lalu mengalami penurunan 7,23% atau menjadi Rp 8.864 triliun dari Rp 9.555 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian perubahan juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami perubahan sebesar 8,73% menjadi 6.597 poin dari posisi 7.228 poin. Lalu, rata-rata volume transaksi harian Bursa ditutup mengalami penyusutan sebesar 11,56% menjadi 21,573 miliar saham dari 24,393 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian di pekan itu melorot 14,63% menjadi Rp 20,450 triliun dari Rp 23,955. “Investor asing sepanjang tahun 2022 mencatatkan beli bersih sebesar Rp 63,052 triliun,” ujar Yulianto Aji Sadono, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)