IHSG Kembali Capai Level 6.000 Poin

Ikke Nurjanah, biduanita dangdut, bersama penggemarnya di panggung Stock Sound, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta pada Februari 2017. (Ilustrasi foto: Vicky Rachman/SWA).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini kembali pada level 6.000, tepatnya berada pada level 6.065,166 poin atau mengalami peningkatan sebesar 3,70% dari penutupan pekan yang lalu pada level 5.848,616 poin. Senada dengan IHSG, kapitalisasi pasar bursa selama periode 31 Mei - 4 Juni 2021 turut mengalami peningkatan sebesar 3,68% menjadi Rp 7.177,852 triliun dari Rp 6.922,886 triliun pada pekan sebelumnya.

P.H. Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Aulia Noviana Utami Putri, menjabarkan peningkatan selanjutnya terjadi pada data rata-rata frekuensi harian bursa turut meningkat 2,82% menjadi 1.137.733 kali transaksi dari 1.106.572 kali transaksi pada penutupan pekan yang lalu. “Sementara itu, data rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami perubahan sebesar 5,43% menjadi 19,573 miliar saham dari 20,697 miliar saham pada pekan yang lalu. Data rata-rata nilai transaksi harian bursa turut mengalami perubahan sebesar 8,22% sebesar Rp 12,960 triliun dari Rp 14,121 triliun pada pekan sebelumnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp265,38 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 13,775 triliun. Pada penghujung Mei 2021, PT BFI Finance Indonesia Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 600 miliar.

Aulia merincikan total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 ini sebanyak 32 emisi dari 26 emiten senilai Rp 35,93 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 476 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 432,98 triliun dan US$ 47,5 juta, yang diterbitkan oleh 129 emiten. “Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 146 seri dengan nilai nominal Rp 4.174,79 triliun dan US$ 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp 6,75 triliun,” ucap Aulia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)