INOV pada 2021 Targetkan Pengurangan Emisi Karbon 2%

Serat daur ulang di pabrik INOV. (Ilustrasi foto : Dok)

PT Inocycle Technology Group Tbk  menargetkan penurunan emisi karbon pada 2021 sebanyak 2,5% dari total karbon di tahun 2020. Perseroan sejak menggandeng Planet Mark, lembaga international untuk melakukan pengukuran emisi karbon yang dihasilkan dari energi yang digunakan.  Berdasarkan hasil pengukuran Planet Mark pada tahun 2019, total emisi karbon yang dihasilkan perseroan pada 2020 turun sebesar 2,8% atau menyusut  sebesar  19.699,6 tCO2e  (tonnes of carbon dioxide equivalent) dari 20.275,7 tCO2e di 2019. Emiten yang sahamnya bersandi INOV di Bursa Efek Indonesia ini mengolah mengolah lebih dari 3 miliar sampah botol plastik per tahun di Indonesia

Perseroan memproduksi lebih dari 3 ribu ton serat ramah lingkungan per bulannya. Program INOV ini diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon serta efek gas rumah kaca di Indonesia. Victor Choi, Direktur INOV, mengungkapkan perseroan sejak awal INOV beroperasi itu memperhatikan isu emisi karbon dan erus berupaya mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari kegiatan operasioal INOV. “Salah satunya kami telah melakukan peralihan penggunaan bahan bakar yaitu dengan menggunakan cangkang sawit yang ramah terhadap lingkungan,” ujar Victor dalam pernyataanya seperti dilansir SWAonline di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Sumber : INOV

Asap pembakaran dari cangkang sawit lebih ramah lingkungan lantaran limbah sisa pembakaran tidak termasuk bahan berbahaya dan beracun (B3). Tak hanya itu, sisa pembakaran cangkang sawit bisa dimanfaatkan untuk media tanam (pupuk) dan pengurukan tanah, serta pengelolaan limbah sisa pembakaran cangkang sawit bebas biaya, kemudian pembakaran dengan menggunakan cangkang sawit tidak memerlukan bahan bakar pendukung karena panas yang dihasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhan proses produksi.

Emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah botol plastik (PET) menjadi Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF), menyambut baik penerapan pajak karbon yang akan ditetapkan oleh Pemerintah sebagai upaya dalam mengurangi emisi dan efek gas rumah kaca. Seiring dengan penerapan kebijakan tersebut, INOV terus mengoptimalkan upaya pengurangan emisi salah satunya dengan memanfaatkan energi terbarukan untuk kebutuhan operasional pabrik. “Dengan adanya kebijakan pajak karbon ini, akan semakin membangkitkan semangat kami dalam menghemat energi dan mengurangi emisi dalam operasional INOV,” sebut Victor.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)