Jadi Emiten ke-12, Saham Waskita Beton Listing di BEI

Satu lagi emiten dari sektor konstruksi yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adalah PT Waskita Beton Precast Tbk, anak perusahaan PT Waskita Karya Tbk (Persero) resmi mencatatkan sahamnya di BEI per 20 September 2016. Saham Waskita Beton berkode WSBP merupakan emiten ke-532 di BEI dan emiten ke-12 yang listing di BEI sepanjang tahun 2016.

Waskita Beton melepas 10,5 miliar lembar saham baru atau sekitar 40% saham dari modal setelah penawaran umum. Dengan harga saham perdana dipatok Rp 490 per saham, perseroan menargetkan perolehan dana hasil Initial Public Offering (IPO) akan mencapai sekitar Rp 5,1 triliun.

waskitabeton-listing

"Penggunaan dana IPO, kami akan gunakan untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan. Tahun ini kami mengalokasikan dana belanja modal Rp1,1 triliun. Dana capex ini juga untuk mengakuisisi dua pabrik dan menambah dua plant," ujar Direktur Utama Waskita Beton Precast, Jarot Subana.

Pada hari pertama perdagangan, frekuensi saham WSBP ditransaksikan sebanyak 2.085 kali dengan volume 1,95 juta lot senilai Rp114 miliar. Saham perusahaan sempat menyentuh angka tertinggi di harga Rp 610 dan harga terendah di posisi Rp 490.

Jarot mengatakan, pihaknya menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi efek, yaitu PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas.

Waskita Beton merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur beton precast dan ready mix. Pada saat ini, pemegang saham terbesar perseroan adalah Waskita Karya dengan kepemilikan sebesar 99,99 persen, dan sisanya 0,01 persen dimiliki oleh koperasi Waskita.

Perseroan berdiri sejak 7 Oktober 2014. Proyek-proyek besar yang dikerjakan perseroan, antara lain jalan tol Pejagan-Pemalang, jalan tol di atas laut Tanjung Benoa, Dermaga KBS, jalan tol Gempol-Pasuruan, jembatan Kapuk Naga Indah, dan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

Hinga kini, Waskita Beton terus berekspansi untuk membuka pabrik baru beton precast dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan kontruksi di Indonesia maupun internasional. Hal ini sesuai visi perseroan menjadi perusahaan yang terdepan di Indonesia di bidang manufactur precast, readymix, quarry, jasa konstruksi, dan postension precast concrete.

Perseroan sudah memiliki 8 pabrik yang berlokasi di Sadang, Cibitung, Palembang, Sidoarjo, Kerawang, Kalijati, Subang, dan Bojanegara.Per April 2016, total kapasitas produksi beton precast perseroan sebanyak 2,3 juta ton. Tahun ini ditargetkan mencapai 2,65 juta ton atau tumbuh 47,2 persen dibandingkan 2015 yang sebanyak 1,8 juta ton.(***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)