Laba INOV Tembus Rp 24,4 Miliar pada Kuartal III/2019

Rumah dibangun dengan luas 100 meter persegi menggunakan 14.000 plastik botol daur ulang di Pulau Colon Island, Bocas del Toro, Panama. (Ilustrasi Foto : Istimewa).

PT Inocycle Technology Group (INOV) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 28% yoy. Perusahaan Clean-Tech yang berfokus pada daur ulang botol PET dan pembuatan Polyester Stable Fiber (re-SPF) ini telah mengoperasikan tiga pabrik pembuatan produk daur ulang serat staple buatan di Tangerang, Solo, dan Mojokerto.

Kenaikan pendapatan di Q3/2019 sebesar Rp 380 miliar ditopang oleh kenaikan penjualan produk Re-PSF sebesar 36% yoy dari Rp 220 miliar di Q3/2018 menjadi Rp 301 miliar di Q3/2019. Produk Re-PSF dapat digunakan untuk bahan baku jaket, sepatu, bantal, interior otomotif, hingga boneka. Adapun kontribusi lainnya datang dari produk bukan tenunan (non-woven), perabot rumah, dan lain-lain.

Aset emiten berkode INOV ini naik 245 ytd dari Rp 573 miliar di 2018 menjadi Rp 712 di Q3/2019. Kenaikan ini ditopang oleh IPO yang dilakukan pada Juli 2019 lalu. Laba bersih pun tercatat meningkat 425% yoy dari
Rp 4,6 miliar di Q3/2018 menjadi Rp 24,4 miliar di Q3/2019.

Laba bersih naik 425% yoy dari Rp4,6 miliar di Q3/2018 menjadi Rp24,4 miliar di Q3/2019. Kenaikan ini ditopang oleh penurunan beban lain- lain sebesar 98% yoy dan pemulihan laba dari aktivitasi nvestasi.

Ke depan, INOV akan pada penambahan kapasitas produksi untuk
mengantisipasi kenaikan permintaan. Juga, perusahaan akan membangun tempat pencucian sampah botol plastik di Lampung.

“Pembangunan tempat pencucian ini diharapkan dapat meringkas supply chain dan mengurangi biaya logistik perusahaan sehingga kebutuhan bahan baku yang meningkat dapat dikelola dengan lebih efisien,” papar Jaehyuk Cho, Direktur Utama INOV.

Sekadar catatan, pangsa pasar INOV di Indonesia adalah 25% dengan porsi 50% dari produksi untuk diekspor ke luar negeri. Hollander adalah
salah satu perusahaan global yang memasok Re-PSF dari INOV. Sementara di
Indonesia, INOV telah meyalani beberapa merek terkenal seperti Toyota,
Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi, dan Nissan untuk bahan baku seperti karpet, dash panel, peredam kursi, dan lain-lain.

INOV adalah perusahaan daur ulang pertama Indonesia yang melantai di BEI dan menghadirkan solusi pengolahan sampah menjadi sumber daya baru.

Editor; Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)