Mahaka Media Ambil Alih Saham Gamma Investa Lestari

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan & Luar Biasa PT Mahaka Media Tbk tahun 2016 mengumumkan bahwa perusahaan menyiapkan berbagai strategi integrasi dan konektivitas untuk meningkatkan nilai brand dan kualitas konten serta pelayanan kepada stakeholder.

Salah satunya adalah upaya restrukturisasi perusahaan. Mahaka Media menjual penyertaan seluruh saham di PT Avabanindo Perkasa (AVA) sebesar 95,94%, dan PT Radio Cipta Karya (RCK) sebesar 20,80%. Lalu perseoran milik Erick Thohir ini melakukan pengambilalihan saham di PT Gamma Investa Lestari (GIL) sebesar 99,98%.

Adrian Syarkawie, Direktur Utama PT Mahaka Media Tbk, mengungkapkan bahwa hal tersebut dilakukan untuk memperkuat ekosistem antara media, event, dan venue yang bertujuan memperkuat corporate image sebagai perusahaan yang memiliki fokus di tiga hal tersebut dengan pasar anak muda, keluarga, dan masyarakat urban.

“Mengambil saham GIL yang merupakan perusahaan properti terutama di sport karena kami ingin memiliki aset. Kalau kita punya properti berarti kita melakukan penambahan aset, kalau aset bertambah berarti kita secara bisnis menguat. Kedua, kami mengejar interaksi yang tinggi (pengunjung jumlah besar) di mana properti dan olahraga sedang tinggi. Ketiga, untuk mengembangkan ketiga agensi kami (media, event, venue) terutama menambah yang venue, supaya menambah pilihan bagi klien kami sehingga bisa memanfaatkannya maksimal,” jelas Adrian.

Sebagian saham RCK masih dimiliki oleh Mahaka Radio Integra (MARI) yang merupakan grup Mahaka Media. Perseroan juga menegaskan akan fokus untuk menggarap segmen urban, anak muda dan keluarga. “Kami akan makin fokus di segmen youth dan family, dan olahraga tersebut kami anggap relevan,” ujarnya.

Adrian menambahkan, pada tahun 2017 tingkat kepemirsaan diprediksi akan terus tumbuh sebesar 40% baik untuk media konvensional maupun digital. Ia juga mengklaim bahwa Mahaka Media cukup berhasil merespons pertumbuhan media digital, dilihat dari menguatnya posisi unit usaha di tahun 2016.

Mahaka Media terus mengupayakan pertumbuhan kepemirsaan di berbagai platform media termasuk media digital. Pada laporan kinerja tahun 2016, perubahan terhadap pola konsumsi media di masyarakat berhasil diantisipasi oleh perseroan yang dibuktikan dengan menguatnya posisi unit usaha di industrinya. Hal ini dalam jangka menengah merupakan modal penting untuk terus meningkatkan kinerja di sisi pendapatan.

Selain itu, dalam RUPS juga dijabarkan, perseroani mencatatkan pendapatan Rp 290,35 miliar dengan komposisi revenue yaitu sebesar 63% melalui iklan, 23% melalui event, dan 12% kontribusi dari distribusi. Hasil RUPS juga mengumumkan adanya perubahan pada jajaran komisaris, yaitu Harry Danui sebagai Komisaris Independen yang sebelumnya dijabat Krisna Wijaya.

“Terkait dengan pengembangan produk dan perluasan pasar yang dimiliki, Mahaka Media mencatatkan pendapatan lebih dari Rp 290 miliar. Kami semakin mengaskan strategi integrasi dan konektivitas antar platform,” ungkap Adrian.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)