Mandiri Sekuritas Incar IPO 6 Perusahaan

PT Mandiri Sekuritas di 2017 tahun ini berencana mengantarkan 5-6 perusahaan untuk melaksanakan penawaran saham perdana (IPO/initial public offering). Jumlah itu lebih banyak dari realisasi tahun 2016. Mandiri Sekuritas di tahun lalu menjadi penjamin emisi (underwriter) adalah PT Waskita Beton Precast (Persero) Tbk dan PT Aneka Gas Industri Tbk.

Silvano Rumantir, Dirut Mandiri Sekuritas, mengemukakan, pihaknya sedang melakukan penjajakan dengan 5-6 perusahaan untuk melakukan IPO. “Sektor perusahaan yang kami jajaki itu bervariasi, mereka masih dalam penjajakan untuk IPO di semester I dan semester II. Perusahaan swasta ini sebagian besar family company sehingga kami membantu mereka dalam mempersiapkan financial audit dan timing-nya,” jelas Silvano di sela-sela peluncuran MOST Fund di Jakarta, pada Selasa (17/1/2016). Sektor industri dari perusahaan itu bermacam-macam, antara lain perusahaan material bangunan dan aneka industri

Silvano optimistis proses IPO perusaahaan di tahun ini lebih baik seiring dengan ekspektasi dari pemulihan perekonomian nasional dan pasar saham.”Indeks Harga Saham Gabungan pada akhir tahun bisa mencapai level 5.800 poin,” tukasnya.  Calon emiten, menurut Silvano, memiliki dua opsi untuk menghimpun pendanaan, yaitu dari pasar obligasi dan pasar modal. Jika suku bunga kompetitif,, perusahaan dinilainya cenderung akan memilih pasar obligasi. Dinamika suku bunga akan mempengaruhi emiten untuk memutuskan IPO.

Silvano Rumanti, Dirut PT Mandiri Sekuritas (keempat dari kanan di baris terdepan) bersama direksi perusahaan manajemen aset di peluncuran MOST Fund di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Selasa (17/1/2016). (Foto : Vicky Rachman/SWA).

Sementara itu, Mandiri Sekuritas berinovasi menghadirkan layanan investasi pasar modal yang mudah, aman, dan bernilai tambah bagi para nasabah. Inovasi terbaru yang dihadirkan untuk nasabah adalah MOST (Mandiri Online Trading System) Fund, sebagai layanan pembelian dan penjualan reksa dana secara online.”Kami melihat kebutuhan terhadap berbagai layanan berbasis teknologi yang praktis dan nyaman semakin meningkat seiring dengan penggunaan perangkat gadget dengan mobilitas yang tinggi di masyarakat,” ucap Silvano.

Dalam berinvestasi di pasar modal, investor memiliki waktu yang semakin singkat untuk mendapatkan informasi, mencermati dan memilih portofolio sebelum mengambil keputusan. Selain itu, banyak pula investor lokal yang tertarik ingin berinvestasi di pasar modal, tetapi masih awam dan ingin merasakan kenyamanan dalam melakukan investasi. Situasi ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk berinovasi menghadirikan layanan reksa dana online MOST Fund yang cocok untuk nasabah yang baru mengenal investasi pasar modal. ”MOST Fund kami hadirkan dengan fitur Fund Scoring yang lebih unggul dan lengkap untuk memberikan panduan komprehensif bagi nasabah yang berinvestasi pada produk reksa dana. Nasabah juga mempunyai 34 pilihan produk reksa dana terbaik dari 11 manajer investasi yang dapat diakses melalui berbagai perangkat teknologi baik melalui mobile dan juga web,” kata Silvano.

Sebagai informasi, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat sebanyak 93 juta orang atau 70% dari 133 juta pengguna di Indonesia mengakses internet dengan piranti bergerak (mobile). Fenomena ini menyebabkan perubahan perilaku pada masyarakat yang semakin membutuhkan aplikasi layanan yang mudah, nyaman, dan informatif untuk menunjang produktivitas dan menunjang gaya hidup.

Fund Scoring yang dihadirkan pada MOST Fund Mandiri Sekuritas merupakan fitur pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyediakan informasi mengenai imbal hasil yang disesuaikan dengan resiko dari seluruh reksa dana. Fitur ini penting untuk pengambilan keputusan investasi yang mudah dan cepat. Fitur ini juga menyediakan informasi penting lainnya seperti klasifikasi dan skor berdasarkan kinerja produk unggulan dari manajer investasi Mandiri Sekuritas yang selalu dimutakhirkan setiap saat.

Platform investasi online MOST ini menghadirkan layanan supermarket produk investasi bagi masyarakat yang memiliki fitur user-friendly. Mandiri Sekuritas menggandeng 11 manajer investasi, antara lain, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT CIMB Principal Asset Management, PT Syailendra Capital, PT RHB Asset Management, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, PT Ashmore Asset Management Indonesia, PT Ciptadana Asset Management, PT Eastspring Investments, PT First State Investments, PT Trimegah Aset Management, dan PT Aberdeen Asset Management. Layanan itu dapat diakses melalui www.most.co.id.

Sebanyak empat pilihan produk reksa dana yang disediakan oleh Mandiri Sekuritas yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana saham. Produk-produk reksa dana ini ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 50 ribu.Reksa dana sebagai salah satu produk investasi di pasar modal terus bertumbuh dan berkembang seiring dengan semakin meningkatnya kalangan menengah Indonesia. OJK mencatat jumlah dana kelolaan industri reksa dana pada 2016 mencapai Rp 328,5 triliun atau meningkat signifikan hingga 43,3% dari pencapaian 2015 sebesar Rp 259,5 triliun.Saat ini, Mandiri Sekuritas memiliki 58 ribu nasabah dan membukukan nilai transaksi sebesar Rp134 triliun dengan pangsa pasar 3,6% di tahun 2016, atau tumbuh 15% dari Rp 117 triliun di tahun 2015. (*)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)