Menelisik Pergerakan IHSG dan Saham di Perdagangan Jumat | SWA.co.id

Menelisik Pergerakan IHSG dan Saham di Perdagangan Jumat

Foto : Vicky Rachman/SWA.

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis kemarin ditopang oleh sektor infrastruktur yang naik 3,76% dan siklikal (0,68%). Adapun saham -saham big cap yang menjadi penopang indeks yaitu BREN yang harganya melonjak sebesar 24,75%, BBCA (1,40%), dan BBRI (0,95%).

Sharlita L Malik, analis PT Lotus Andalan Sekuritas, menjabarkan IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0,05% atau ke 6.935,151 poin. Penguatan IHSG juga masih sejalan dengan pergerakan bursa global dan Asia. Investor asing membukukan beli bersih (net buy)sebesar Rp 415,44 miliar di seluruh pasar. Investor asing melakukan beli bersih di saham BBNI (Rp 175,91 miliar), BBRI (Rp 163,67 miliar), FILM (Rp 119,25 miliar), TLKM (Rp 116,45 miliar), dan BBCA (Rp 75,05 miliar).

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil domestik pada September 2023 mengalami koreksi 10% secara bulanan dan 20% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year). “Kami melihat, ketidakpastian ekonomi global menyebabkan kenaikan dolar AS, sehingga suku bunga tinggi masih menjadi perhatian utama pelaku pasar untuk menunda pembelian barang non primer,” ujar Sharlita pada risetnya di Jakarta, Jumat (13/10/2023)

Di sisi lain,  Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga 4 Oktober 2023 telah terealisasikan sebanyak 170 proyek dengan nilai investasi sebesar Rp 1.299,41 triliun. Sedangkan sebanyak 61 proyek masih dalam tahap konstruksi. “Masih minimnya sentimen IHSG berpeluang melemah pada akhir pekan ini,” sebut Sharlita.

Pada kesempatan terpisah, PT Henan Putihrai Sekuritas menyebutkan IHSG rebound dari support 6.851 poin. “Tapi karena diantisipasikan untuk melanjutkan downtrend dari bearish momentum yang diindikasikan dari MACD line crossing ke bawah signal line dan zero line, maka price action berpotensi membentuk Dead Cat Bounce, jadi IHSG ada probabilitas tinggi untuk mencapai support di level 6.813 poin,”demikian riset yang dilansir Henan Putihrai Sekuritas.  Level IHSG pada Jumat ini pada level support 6813- 6851 poin dan resistance 6.941-7.016 poin.

Bursa AS melemah pada perdagangan hari Kamis karena dipicu oleh kenaikan imbal hasil treasury AS dari data inflasi. Data Consumer Price Index meningkat 0,4% pada September, lebih dari perkiraan di 0,3%. Data inflasi inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi, tetap selaras dengan perkiraan di angka 0,3% kenaikan pada September.

Bursa Eropa ditutup bervariasi. Ekonomi Inggris tumbuh sedikit 0,2% secara bulanan dan Bank Sentra Eropa menyatakan bahwa suku bunga sudah di puncaknya. Harga minyak mentah Brent crude ditutup di US$ 86,42 per barel meskipun di awal sesi perdagangan sempat menyentuh US$ 87,60 per barel. Pembalikan harga ini dipicu kenaikan stok minyak mentah AS. Berikut rekomendasi saham yang dirilis Henan Putihrai Sekuritas untuk perdagangan Jumat pekan ini;

HATM; Buy On Weakness, Entry Level: Rp 392-388; Target: Rp 420-422; Stoploss: Rp 380 -376.

JTPE; Buy On Break, Entry Level: Rp 310-312; Target: Rp 334-336; Stoploss: Rp 300- 298.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)