Menyongsong IPO, Perusahaan TP Rachmat Incar Bisnis Komponen Kendaraan Listrik

TP Racmat, pengusaha dan pendiri Triputra Group. (Foto/SWA).

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) atau Dharma Group akan menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) seiring diterbitkannya surat izin publikasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 November 2021. Irianto Santoso, CEO Dharma Group, mengatakan keputusan perseroan untuk go public pada tahun ini merupakan langkah yang strategis dan relevan bagi perkembangan bisnis dan usaha karena didukung oleh bangkitnya sektor otomotif nasional di tahun ini. “Hal ini dilihat dari melonjaknya penjualan mobil nasional yang didukung oleh relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) oleh pemerintah dan banyaknya model-model baru yang dikeluarkan oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) serta arus mobilitas ekonomi yang berangsur pulih,“ tutur Irianto di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Rencananya, Dharma Group akan menawarkan saham yang jumlahnya mencapai 705,88 juta lembar saham baru atau sebanyak-banyaknya sebesar 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp 100. Irianto menyebutkan keputusan perseroan untuk melakukan go public antara lain untuk melakukan ekspansi bisnis untuk membangun pabrik dan investasi di lini produksi dan operasional.

Melalui tambahan modal tersebut, perseroan akan lebih leluasa mencoba melakukan penetrasi pada pasar-pasar baru yang prospektif seperti pengembangan produk komponen otomotif kendaraan bermotor listrik (electric vehicle/EV). “Hal ini merupakan bukti perseroan dalam memperluas lini bisnisnya di masa depan,” ujar Irianto.

Selain itu, perseroan juga telah merambah pada produk-produk yang dijual langsung ke masyarakat seperti kendaraan roda tiga dan sepeda. Sebagai informasi, hingga bulan Juni 2021, Dharma berhasil meraih penjualan sebesar Rp 1,3 triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 100 miliar. “Kami optimistis dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan upaya peningkatan produksi, maka pendapatan usaha dan laba bersih akan kami bisa pertahankan positif di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Presiden Komisaris Dharma Group, Hadi Kasim, menyatakan rencana IPO perseroan itu merupakan tonggak sejarah yang sangat penting karena momentum ini merupakan fondasi untuk menunjang pertumbuhan usaha Dharma Group. “Selanjutnya dalam memajukan industri komponen manufaktur otomotif yang berbasis teknologi dengan sumber daya manusia unggul,” ucap Hadi.

Dharma Group, perusahaan yang didirikan TP Rachmat dan bagian dari Triputra Group, adalah salah satu produsen komponen otomotif sepeda motor dan mobil di Indonesia. Perseroan memasok komponen otomotif untuk segmen bisnis original equipment manufactur/OEM di Indonesia. Saat ini, perseroan fokus meningkatkan kapasitas produksi produk komponen otomotif roda empat seiring dengan prospek rata-rata pertumbuhan produk yang terus meningkat dengan bertumbuhnya produk domestik bruto (PDB) nasional di masa yang akan datang.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)