Minat Investor Terhadap Indeks Berbasis ESG Kian Semarak

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) meluncurkan dua indeks baru, yakni ESG Sector Leaders IDX Kehati dan ESG Quality 45 IDX Kehati di Jakarta pada Senin, 20 Desember 2020. (Tangkapan layar : Vicky Rachman/SWA).

Kebutuhan investasi berbasis environment, social & governance (ESG) tecermin dari tingginya animo investor lokal terhadap produk investasi berbasis ESG. Ini terefleksikan dari jumlah total dana kelolaan reksa dana yang mengacu kepada indeks saham bertema ESG itu senilai Rp 3,4 triliun pada Oktober 2021 yang naik 80 kali lipat dari Rp 42,2 miliar di 2016 sebesar Rp 42,2 miliar.  Di tingkat global, animo tersebut dapat terlihat dari dana kelolaan investasi dari 3.826 investor institusi global tergabung dalam United Nations of Principle of Responsible Investment (UNPRI) yang pada tahun 2021 tercatat sebesar US$ 121,3 triliun yang menunjukkan kenaikan sebesar 96% dari nilai dana kelolaan di 2016 sebesar US$ 62 triliun.

Guna merespons minat investor, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) meluncurkan dua indeks baru, yakni ESG Sector Leaders IDX Kehati dan ESG Quality 45 IDX Kehati di Jakarta pada Senin (20/12/2021). Konsituten anggota saham di Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati ini terdiri dari saham-saham dengan hasil penilaian kinerja ESG  di atas rata-rata sektornya, serta memiliki likuiditas baik dengan klasifikasi industri yang mengacu kepada IDX Industrial Classification (IDX-IC). Kemudian, ESG Quality 45 IDX KEHATI mengukur 45 saham terbaik dari hasil penilaian kinerja ESG dan kinerja keuangan perusahaan, serta memiliki likuiditas yang baik.

Peluncuran dua indeks ESG baru ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan investor global maupun investor domestik terhadap investasi saham di pasar modal Indonesia yang mengintegrasikan aspek ESG. Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi, mengatakan kerja sama peluncuran dua indeks ESG baru ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan investor global maupun domestik terhadap investasi saham di pasar modal Indonesia yang mengintegrasikan aspek ESG.

Peluncuran dua indeks ESG baru ini menyokong komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengakselerasi penerapan keuangan berkelanjutan di pasar modal yang tertuang dalam Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II tahun 2021-2025. Salah satu aspek yang menjadi prioritas dalam peta jalan (roadmap) tersebut adalah terkait pengembangan produk dan layanan berkelanjutan. “Diharapkan, dua indeks ESG baru ini dapat menjadi milestone dalam pencapaian atas roadmap tersebut,” ujar Hasan pada temu pers virtual di awal pekan ini.

Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati dan ESG Quality 45 IDX Kehati menyodorkan pendekatan baru untuk menilai saham-saham dengan praktik ESG yang baik. Saat ini sudah terdapat 2 indeks ESG yang tercatat di BEI, yaitu indeks SRI-Kehati dan IDX ESG Leaders. Indeks SRI-Kehati yang juga merupakan hasil kerja sama BEI dan Kehati serta diluncurkan pada Juni 2009, berisikan 25 saham dengan nilai ESG terbaik berdasarkan penilaian Kehati.

Indeks IDX ESG Leaders menggunakan pendekatan risiko ESG untuk memilih 30 saham yang memiliki risiko rendah terhadap aspek-aspek ESG. Berbeda dengan pendahulunya, indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati menawarkan perspektif yang berbeda melalui diversifikasi sektoral dalam investasi berbasis ESG, sedangkan ESG Quality 45 IDX Kehati menawarkan kombinasi faktor ESG dan faktor kualitas keuangan dalam pemilihan konstituen-konstituennya.

Pemilihan konstituen Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati, ESG Quality 45 IDX Kehati, dan SRI-Kehati diawali dengan menentukan saham-saham yang eligible untuk masuk ke dalam indeks dengan mempertimbangkan kinerja keuangan dan likuiditas saham, serta tidak mengikutsertakan saham-saham perusahaan yang bisnis intinya bergerak di bidang tembakau, persenjataan, berkaitan dengan pornografi, alkohol, pertambangan batu bara, nuklir, unsur perjudian, pestisida, dan yang berkaitan dengan produk rekayasa genetika. Selanjutnya, dilakukan penilaian ESG atas saham-saham yang lolos seleksi sebelumnya dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria ESG berdasarkan sektor atau materialitas eksposur perusahaan.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)