Obligasi Berkelanjutan I Ancol Oversubscribed 2,5 Kali

PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Jaya Ancol Tahap I Tahun 2016 senilai Rp 300 miliar. Setelah menggelar due diligence meeting dan public expose pada Agustus lalu, PJA mendapat respons positif dari investor. Sebesar 60% dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mengembangkan kegiatan usaha dalam bidang rekreasi, sedangkan sisanya 40% untuk pengembangan bisnis properti.

IMG_20160825_122325-640x480

“Respon masyarakat sangat menggembirakan, dapat dilihat dari jumlah emisi yang ditargetkan sebesar Rp300 miliar, total demand yang diperoleh mencapai Rp805 miliar, artinya demand investor mengalami oversubscribed 2,5 kali. Dengan demand yang sangat menggembirakan ini, kami menetapkan kupon sebesar 8,1% untuk 3 tahun dan sebesar 8,2% untuk 5 tahun," ujar Direktur Utama PJA, Paul Tehusijarana.

Seperti yang dipaparkan dalam due diligence meeting dan public expose PJA, penerbitan obligasi ini merupakan salah satu strategi perseroan untuk mendapatkan dana tambahan guna mengembangkan bisnis lebih besar lagi. Saat ini, pihaknya mengelola kawasan rekreasi dan properti Taman Impian Ancol. PJA telah menyiapkan rencana strategis untuk pengembangan bisnis rekreasi pada tahun 2015 - 2023, di antaranya pengembangan kawasan rekreasi baru di lahan reklamasi, Pulau K.

Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga. Sesuai indikasi jadwal saat ini, pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 29 Desember 2016 sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing obligasi adalah pada tanggal 29 Desember 2019 untuk obligasi seri A yang akan berlangsung selama 3 tahun dan 29 September 2021 untuk obligasi seri B selama 5 tahun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)