4 Instrumen Investasi Syariah yang Dijamin Berkah 

Maraknya kasus investasi bodong di media menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Kasus paling terbaru adalah tentang robot trading, binary option, arisan emas, dan layanan titip dana.

Dalam Islam sendiri, praktik semacam ini harus dijauhi karena mengandung beberapa hal yang dilarang dalam jual beli. Seperti praktik maisir (perjudian), gharar (ketidakjelasan), riba (tambahan), dan dzolim (merugikan pihak lain).

Sebagai umat Muslim, kita dituntut lebih teliti dan lakukan crosscheck. Baik itu ke regulator maupun kesesuaian terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Perencana Keuangan Finansialku, Harryka Joddy Pangalabuan, S.Psi., CFP® menyampaikan jika ingin berinvestasi tanpa melanggar prinsip dan aturan islam, maka lebih baik menggunakan Investasi syariah. 

Investasi syariah sendiri telah diatur dalam fatwa DSN-MUI No 80/DSN-MUI/III/2011. Kabar baiknya, saat ini instrumen investasi syariah di Indonesia pun sudah sangat lengkap.

Berikut merupakan beberapa instrumen investasi yang bisa diikuti oleh Anda:

Sukuk adalah efek syariah berupa sertifikat atau bukti kepemilikan yang bernilai sama dan mewakili bagian yang tidak terpisahkan atau tidak terbagi atas aset yang mendasarinya (underlying asset).

Underlying asset sendiri merupakan aset yang dijadikan sebagai obyek atau dasar penerbitan sukuk. Aset yang dijadikan underlying bisa berupa barang berwujud seperti tanah, bangunan, proyek pembangunan. Atau aset tidak berwujud seperti jasa, atau hak manfaat atas aset.

Pages: 1 2 3

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)