4+ Rekomendasi Buku untuk Benahi Keuangan

Membaca merupakan satu diantara sekian banyak cara pengembangan diri. Dilansir dari berbagai media terkait gaya hidup milyarder dunia, salah satu kesamaan mereka terletak pada rutinitas  membaca buku. 

Sebut saja Warren Buffet, CEO Berkshire Hathaway, yang membaca 500 halaman per hari. Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, membaca 50 buku dalam setahun. Bahkan dalam suatu wawancara, Oprah Winfrey menyebutkan bahwa “Books were my path to personal freedom”- Buku adalah jalan saya mencapai kebebasan individual

Selain menjadikan kegiatan membaca sebagai hiburan saat me time, para milyarder dunia juga membaca topik-topik buku self-help, biografi, leadership, dan isu-isu dunia lainnya sebagai bahan pembelajaran dan pengembangan diri.  

Ditambah lagi sekarang sudah banyak buku digital berbentuk e-book, tidak lagi hanya berupa lembaran kertas tebal. Kamu pun bisa mulai untuk mempelajari pengelolaan keuangan secara otodidak dengan membaca buku. Berikut ini buku – buku yang bisa kamu jadikan referensi saat ingin belajar perencanaan keuangan.

The Psychology of Money - Morgan Housel (2020)

Dalam bukunya, Morgan Housel yang merupakan ahli dalam behavioral finance, menitikberatkan kita sebagai manusia yang memiliki berbagai emosi dan sering kali bertindak irasional karenanya, termasuk dalam mengeluarkan uang dan berinvestasi. 

Tanpa bisa dihindari, sisi psikologis kita turut ambil bagian dalam keputusan-keputusan keuangan yang kita ambil. Oleh karenanya, keputusan keuangan yang reasonable atau masuk akal bagi seseorang namun dilakukan secara konsisten terkadang lebih baik, jika dibandingkan dengan keputusan yang rasional atau optimal secara matematika. 

Rich Dad Poor Dad – Robert Kiyosaki

Buku ini digadang – gadang menjadi buku perencanaan keuangan terbaik sepanjang masa. Sejak pertama kali dicetak pada tahun 1997, Rich Dad Poor Dad telah terjual lebih dari 32 juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa.

Rich Dad Poor Dad menceritakan kisah Robert yang tumbuh melihat dua sosok ayah dengan cara hidup yang berbeda. Kedua sosok ayah tersebut membentuk pola pikir Robert terhadap uang dan investasi, termasuk konsep “uang bekerja untuk kita” dalam pemenuhan dana pensiun. 

“There is a difference between being poor and being broke. Broke is temporary. Poor is eternal.” – Robert T. Kiyosaki 

Total Money Makeover- Dave Ramsey

Untuk Anda yang sedang khawatir dengan utang dan ingin belajar lebih lanjut mengenai perencanaan arus kas dan utang. Buku terbitan tahun 2003 ini bisa menjadi pilihan yang baik. Dalam bukunya, Dave Ramsey memberikan 7 langkah-langkah praktikal yang disebutnya “The 7 Baby Steps” untuk bebas dari utang.

Financial wisdom yang ditulis Dave pada buku-bukunya juga berkaca dari pengalaman pribadinya bangkrut dan terlilit utang pada awal karirnya. Tentunya, fakta bahwa Dave sendiri telah berhasil bebas dari utang melalui strategi perencanaan keuangannya menjadi nilai tambah tersendiri untuk buku ini.

The Millionaire Next Door- Thomas J.Stanley & William D.Danko

Rekomendasi berikutnya jatuh kepada buku The Millionaire Next Door. Buku terbitan tahun 1998 ini mungkin gemanya tidak seheboh Rich Dad Poor Dad yang terbit 1 tahun sebelumnya, namun sangat membumi dan relevan dengan kehidupan kita sehari-hari.

The Millionaire Next Door adalah hasil analisa riset yang dilakukan oleh Thomas Stanley dan William Danko terhadap 292 milyarder. Mereka menemukan 7 kesamaan pada milyarder tersebut, diantaranya adalah memiliki gaya hidup frugal living atau gaya hidup hemat dan memiliki perencanaan keuangan.   

Menurut buku ini, 70% milyarder bukan kaya karena hasil warisan, melainkan melalui kemampuan mereka mengoptimalkan hasil bekerja atau bisnis pribadi mereka ke dalam investasi. 

“Wealth is more often the result of a lifestyle of hard work, perseverance, planning, and, most of all, self-discipline.” – Thomas J. Stanley

Selain membaca buku, masih banyak media lain untuk mempelajari cara mengatur keuangan yang efektif. Misalnya dengan mencari informasi melalui platform digital dan media sosial. Beruntungnya, topik keuangan hampir selalu ada di segala platform, baik di Youtube, website, Instagram, bahkan menyasar hingga ke Tiktok.

Salah satunya Anda dapat mencari edukasi keuangan di Finansialku.com. Disana ada berbagai macam platform yang bisa kamu akses sesuai dengan preferensi kamu. Jika kamu memiliki hobi membaca, kamu dapat mengakses website www.finansialku.com. Atau kamu lebih suka konten edukasi singkat dan interaktif? Kamu bisa follow akun Instagram Finansialku di @finansialku_com. Andaterlalu sibuk untuk membaca atau melihat media sosial? Tenang saja, Finansialku juga menyediakan podcast dan audiobook yang dapat kamu dengarkan setiap saat. (Mutiara Ramadhanti)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)