Apakah GoTo Bisa Bawa IHSG ke Next Level?

GoTo Resmi Menjadi Perusahaan Tercatat di Bursa Efek Indonesia (Foto: gotocompany.com).

Perbincangan para investor pasar modal kian ramai pasca pencatatan saham perdana atau IPO dari salah satu decacorn Indonesia, yaitu GoTo. Sebagai pendatang baru, seperti apakah dampak kehadiran GoTo bagi IHSG?

Perencana Keuangan Finansialku.com, Gembong S., CSA, CFP®, QWP®, AEPP, QFE merilis investment outlook yang berisi analisis beserta review pergerakan saham pasca IPO dari GoTo.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ini menjadi salah satu faktor penyebab masuknya investor asing ke Indonesia. 

Pada minggu ini, Bursa Efek berfokus pada listing saham GOTO (Gojek Tokopedia) pada Senin, 11 April 2022. IPO GOTO ini berhasil meraih dana segar sebesar Rp 13,72 triliun. Harga GOTO sudah ditetapkan sebesar Rp 338 per saham. GOTO melepas 40,61 miliar saham ke masyarakat dan berhasil meraih dana segar sebesar Rp 13,72 triliun.

Jumlah saham yang tercatatkan sebanyak 1,18 triliun saham sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp 400,31 triliun. Dengan market caps sebesar itu, menjadikan GOTO sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat di BEI, tepat di bawah Telkom Indonesia (TLKM).

Lebih jauh, diketahui juga bahwa IPO GOTO mengalami kelebihan permintaan (oversubcribe) 15 kali dengan jumlah investor tembus 300.000.

Sektoral IHSG sebelum GoTo Listing

Berdasarkan data dari IDX pada bulan maret 2022, ada 11 sektor di Bursa Efek Indonesia yang diurutkan berdasarkan persentase dimulai dari yang tertinggi hingga terendah seperti yang tertera pada tabel di bawah:

Sumber data: IDX Maret 2022

IHSG Minggu Ini (11-15 April)

Gembong melihat bahwa secara trend, IHSG masih naik dengan arus inflow investor asing cukup besar ditambah adanya IPO GOTO di minggu ini yang akan menjadi game changer BEI karena market caps Rp 400, 32 triliun.

IHSG terus membuat rekor baru dengan resisten minggu ini di 7.300-7.330, namun jika GOTO justru membuat turun maka batas support masih di 7.100 dan 7.000.

Rekomendasi Saham

Adapun rekomendasi saham dari Gembong di minggu ini ada saham jumbo yang IPO, yaitu GoTo, dengan market caps Rp 400,32 triliun. 

“Hal ini menarik untuk ditunggu reaksi pasarnya, apakah akan ARA beberapa hari, atau seperti BUKA.”

Sementara untuk saham sektor komoditas dan bahan baku, Gembong mengatakan bahwa investor sudah melakukan take profit. Lalu untuk sektor Bigbank, jika inflow asing masih kuat, maka akan terus naik target 7.300 – 7.330 minggu ini. Ia juga menambahkan bahwa secara rekomendasi mingguan, belum ada saham yang bisa direkomendasikan. Dan untuk sementara waktu masih harus bersabar menunggu koreksi sehat. (Regine Deanaendra)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)