Bagaimana Menyikapi Stock Split Saham?

Istilah stock split mungkin terdengar asing bagi investor pemula. Tetapi, para investor yang sudah lebih lama bergelut di dunia investasi pasti sudah terbiasa dengan hal ini. Sebenarnya apa sih stock split saham? Apakah keuntungannya? Simak artikel ini untuk mengetahui jawaban selengkapnya!

Definisi Stock Split

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara sederhana stock split diartikan sebagai pemecahan nilai saham. Bagi perusahaan yang telah go public atau meluncurkan sahamnya di bursa efek, stock split merupakan sebuah langkah  korporasi untuk memecah harga saham dengan rasio tertentu. 

Stock split bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar diiringi dengan menurunkan harga sahamnya. Harapannya, stock split dapat menarik jumlah investor lebih banyak khususnya para investor ritel.

Tidak sembarang emiten dapat melakukan stock split. Hanya emiten dengan fundamental yang bagus dan telah mencapai harga tertinggi yang bisa melakukan hal ini. Beberapa perusahaan yang pernah melakukan stock split diantaranya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI); PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI); PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP); PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF); dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). 

Kabar terbaru awal bulan Agustus lalu, para investor sempat dihebohkan dengan rencana stock split BBCA. Pada 29 Juli 2021, Direksi dan Komisaris BCA telah menyetujui untuk melakukan stock split dengan rasio 1:5. Artinya 1 saham akan dipecah menjadi 5 saham. Rencananya, stock split saham BBCA dimulai pada bulan Oktober 2021 mendatang.

‘Apakah membeli saham yang telah stock split menjanjikan?’

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)