Bank OCBC NISP Terbitkan Obligasi Berkelanjutan II Senilai Rp2 Triliun

PT Bank OCBC NISP Tbk akan menerbitkan obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2016 dengan tingkat bunga tetap, sebanyak-banyaknya Rp2 triliun yang terbagi dalam tiga seri. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP dengan target dana yang akan dihimpun total Rp8 triliun.

Obligasi Berkelanjutan yang diterbitkan dalam tiga seri ini terdiri dari seri A dengan tenor 370 hari dengan indikasi bunga antara 7,50 – 8,00% per tahun, seri B memiliki jangka waktu dua tahun dengan indikasi bunga antara 8,00 – 8,50% per tahun, dan Seri C bertenor tiga tahun dengan kisaran bunga 8,25 – 8,75% per tahun. Untuk pembayaran bungan, akan dilakukan tiap tiga bulan sekali.

(ke-2 dari kiri) Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, (ke-2 dari kiri) Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudadja,

Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudadja, mengatakan, penerbitan obligasi itu ditujukan untuk mendiversifikasi sumber pendanaan guna mendukung pertumbuhan bisnis perseroan yang berkelanjutan. Diharapkan, penerbitan obligasi ini nantinya bisa diterima dengan baik oleh pasar sehingga penyerapannya bisa maksimal."Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi itu seluruhnya akan dipergunakan untuk penyaluran kredit,” jelas Parwati.

Untuk penerbitan obligasi itu, Parwati mengklaim, Bank OCBC NiSP telah memperoleh peringkat utang idAAA (triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sementara itu bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi itu adalah BCA Securities Indo Premier Securities, Mandiri Sekuritas, OCBC Sekuritas Indonesia, plus RHB Securities Indonesia.

“Untuk periode book building pada 30 Maret-14 April 2016, penawaran umum pada 29 April-3 Mei 2016, penjatahan pada 4 Mei 2016, didistribusi dan penerbitan pada 10 Mei 2016. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 11 Mei 2016,” Parwati menguraikan.

Dijelaskan Parwati, selama tahun 2015 kinerja keuangan perseroan solid. Laba bersih yang dibukukan sebesar Rp 1,5 triliun atau meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana pertumbuhan kredit sebesar 26 persen menjadi Rp 85,9 triliun dan simpanan dana pihak ketiga naik 20% menjadi Rp 87,3 triliun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)