Bursa Bergejolak, Beberapa Perusaahaan Tunda Terbitkan Obligasi

Terkait kondisi bursa yang sedang bergejolak, beberapa perusahaan memilih untuk menunda menerbitkan surat utang (obligasi) pada tahun ini.

obligasiBeberapa perusahaan dari sektor perbankan, kontruksi, perkebunan dan aneka industri, yang semula menjadwalkan penerbitan obligasi pada akhir tahun ini, memilih untuk menunda rencana tersebut.

“Rencananya perusahaan itu menerbitkan obligasi di akhir tahun, tapi menunda tahun depan,” ujar Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Yohanes Arts Abimanyu.

Yohanes menjelaskan, total nilai penerbitan obligasi yang ditunda tersebut mencapai Rp 1,65 triliun. Pefindo sendiri merevisi target nilai penerbitan obligasi korporasi di 2013. Jika di awal tahun ini target nilai emisi penerbitan obligasi korporasi di kisaran Rp 70 – Rp 80 triliun, kemudian direvisi maksimal Rp 70 triliun. “Rp 70 triliun itu saja cukup sulit,” katanya.

Penerbitan obligasi cenderung ditunda dikarenakan perusahaan menunggu kondisi pasar keuangan stabil. Diperkirakan, perusahaan penerbit obligasi khawatir kupon yang diberikan akan tinggi seiring dengan naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang naik menjadi 7%.

Perusahaan terbebani dengan kupon yang harus dibayar, sementara permintaan dari investor juga cenderung menurun. Beberapa institusi yang biasanya menjadi pembeli obligasi mengalihkan dananya ke deposito. Pasalnya pasar obligasi juga masih fluktuatif seperti pasar saham. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)