Istilah Umum dalam Transaksi di BEI yang Harus Diketahui Investor Pemula

Layar yang menampilkan indeks pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, 8 September 2020. (REUTERS/Willy Kurniawan)

Sebelum terjun ke dunia investasi pasar modal, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Terlebih untuk para investor pemula.

Salah – salah kamu justru bisa terjerumus dalam kerugian. Kesalahan fatal yang sering terjadi yaitu tidak menggunakan uang dingin saat berinvestasi, sehingga saat penurunan banyak yang stress karena kehilangan uangnya.

Untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan, maka kamu harus terlebih dulu mencari ilmu atau pengetahuan tentang investasi.

Menurut perencana keuangan Finansialku.com, Gembong, CFP® cara paling dasar untuk memulai investasi adalah dengan mengetahui istilah – istilah dalam investasi pasar modal.

Sebelumnya telah dibahas istilah yang perlu diketahui sebelum membuak akun di sekuritas. Kini, ada beragam istilah yang penting untuk dipelajari saat ingin bertransaksi di pasar modal.

  • Capital Gain adalah selisih harga beli dan harga jual saham, dimana harga jual saham lebih tinggi daripada harga beli. Capital gain disebut juga dengan potensi profit. 
  • Deviden adalah bagian dari Llaba perusahaan yang ditetapkan saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk dibagikan kepada para pemegang saham. Salah satu daya tarik utama jika memegang saham bagus adalah selain mengharapkan capital gain, kamu juga bias mendapatkan pembagian deviden. 
  • Saham Bluechip alias Bigcaps adalah sebutan untuk saham lapis pertama (besar) dengan kapitasisasi market lebih dari Rp10 T yang mempunyai analisis fundamental yang baik serta aktif diberdagangkan di BEI. 
  • Middlecap dan Smallcaps,middlecaps merupakan sebutan saham lapis ke 2 atau perusahaan dengan kapitalisasi pasar antara Rp1 – 10T. Sedangkan untuk smallcaps merupakan sebutan perusahaan lapis ke 3 dengan nilai kapitalisasi kurang dari Rp1 T.
  • Bullish yaitu istilah untuk kondisi atau saham yang mengalami penguatan harga alias uptrend. Digambarkan seperti banteng (Bull) yang arahnya naik. Cirinya adalah harga tersebut membuat trend atau kecenderungan Higher High
  • Bearish adalah kebalikan dari bullish, yaitu kondisi saham yang berpotensi mengalami penurunan harga atau downtrend. Digambarkan seperti beruang (bear) dengan arah turun. Cirinya adalah harga membentuk pola Lower Low alias trend turun.
  • Suspensi adalah penghentian sementara perdagangan suatu saham di BEI karena kenaikan atau penurunan tajam harga saham tersebut. 
  • Auto Rejectionmerupakan batas penguatan atau pelemahan harga suatu saham dalam satu hari perdagangan di BEI. Auto rejection ini dikenal sebagai penolakan otomatis oleh sistem perdagangan JATS terhadap penawaran jual atau permintaan beli efek karena melampaui batasan harga yang ditetapkan oleh bursa. Misalnya batas Auto Rejection Bawah (ARB) adalah 7% maka saham tersebut akan otomatis berhenti saat turun sampai 7%. 
  • Unusual Market Activity (UMA) adalah aktivitas perdagangan atau pergerakan harga suatu efek yang tidak biasa pada suatu kurun waktu tertentu di bursa. Menurut penilaian BEI, kondisi ini dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. 
  • Stocksplit adalah pemecahan nilai saham dimana setiap satu unit saham dipecah menjadi lebih dari satu unit dengan tujuan untuk menambah jumlah saham yang ada dan harganya lebih murah sehingga lebih terjangkau di pasar alias lebih likuid. 

Demikian informasi terkait dengan istilah penting yang harus diketahui oleh para investor pemula. Jangan pernah takut untuk memulai investasi, selalu imbangi dengan pengetahuan yang cukup agar terhindar dari potensi kerugian. (Mutiara Ramadhanti)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)