Kamu First Jobber? Begini Cara Atur Gaji Pertamamu

Foto ilustrasi angkatan kerja. (dok. GueMuda)

Seseorang yang baru memasuki dunia kerja dan mendapatkan gaji untuk pertama kalinya terkadang terbuai dengan hal yang tidak terlalu dibutuhkan. Penting bagi orang tua untuk berkomunikasi secara baik mengenai rencana atau resolusi keuangan anaknya.

Masalah keuangan bisa terjadi di segala kalangan, bukan hanya pada seseorang yang baru saja mendapatkan pekerjaan. Artinya semua kalangan perlu tahu apa yang seharusnya dilakukan agar keuangan tertata dengan baik, sehingga tidak akan merasa kesulitan di masa depan nantinya. 

Robby Christy S.Kom, CFP®, selaku perencana keuangan Finansialku.com menyarankan untuk mengetahui dan memiliki prioritas sendiri. Bagi yang baru memasuki dunia kerja, sebaiknya mulai langsung mengatur keuangan sebaik mungkin dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Coba mulai menyisihkan pemasukan untuk keperluan dana darurat

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, maka dari itu penting bagi setiap orang untuk menyimpan dana darurat dengan mencegah menambahnya utang. Dana darurat bukan berarti tabungan, di mana tidak diperuntukkan untuk tujuan keuangan tertentu.

2. Jangan memulai dengan utang

Untuk mencegah menambah utang, maka dari itu pentingnya memiliki dana darurat. Dengan begitu, kita bisa mencegah juga untuk membayar bunga dari utang yang kita miliki. Usahakan untuk tidak memiliki utang, agar keuangan lebih stabil.

3. Tidak perlu daftar kartu kredit

Jangan sampai terbuai dengan tawaran menarik dari kartu kredit, karena kartu kredit bisa saja membuat ketagihan dan berujung terjerat utang.

4. Jangan coba-coba aplikasi pinjol

Dalam mengajukan layanan peminjaman online atau biasa disebut pinjol mungkin tak begitu sulit dari layanan pinjaman lainnya. Namun pinjol sendiri memiliki suku bunga yang cenderung tinggi yang justru bisa berisiko terjeratnya utang yang besar.

Jangan memulai dengan sesuatu yang kurang atau minus. Justru mulai bangun aset dan pastikan apa prioritas yang menjadi tujuan utama kamu. 

Ketika kamu sudah punya dana darurat dan bahkan asuransi, kamu bisa mengumpulkan anggaran dari gambaran besar apa yang mau kamu capai. Misal untuk menikah atau memiliki rumah sendiri. Peran orang tua disini bisa menjadi teman bercerita atau diskusi mengenai rencana keuangan anaknya. 

Akan lebih baik jika menyepakati untuk menunda kesenangan terlebih dahulu untuk mengejar prioritas yang lebih besar. Untuk mengatasi kebingungan, kamu bisa segera konsultasi melalui aplikasi Finansialku untuk lebih detail, jelas, dan terarah sesuai dengan kebutuhan. (Thika Widi Butar Butar)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)