Mengenal Istilah Keuangan yang Wajib Anda Tahu!

Bagi orang awam mungkin banyak istilah – istilah dalam keuangan yang terasa asing. Apalagi untuk yang baru mulai belajar merencanakan keuangan perlu mengetahui apa saja arti dari istilah – istilah tersebut. Apa saja istilah dalam perencanaan keuangan yang perlu diketahui?

Cash flow

Cash flow juga akrab disebut dengan arus kas. Sederhananya, cash flow adalah pergerakan uang masuk (cash inflow) atau keluar (cash outflow) dalam periode tertentu. Biasanya cash flow berupa catatan yang ditulis sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran atau dikenal juga dengan laporan keuangan. 

Uang masuk bisa didapatkan dari gaji, hasil investasi, penghasilan pasif, ataupun hasil penjualan. Sedangkan, uang keluar adalah uang yang digunakan untuk keperluan tertentu seperti pembayaran pajak, pengeluaran rumah tangga, hingga cicilan pinjaman.

Dalam cash flow terbagi menjadi dua, cash flow positif dan cash flow negatif. Cash flow dapat dikatakan positif apabila pemasukan lebih besar dibandingkan pengeluaran. Sebaliknya, cash flow dinyatakan negatif apabila pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan.

Dana darurat

Sesuai namanya, dana darurat adalah dana yang dipakai untuk kondisi darurat. Dana darurat atau emergency funds ini adalah pondasi dasar dalam merencanakan keuangan. Dengan dana darurat kamu dapat mengantisipasi risiko atau kerugian yang mungkin saja kamu hadapi di kemudian hari. 

Besaran dana darurat dibedakan berdasarkan status perkawinan. Untuk yang masih single, maka besaran dana darurat adalah sejumlah 6x pengeluaran bulanan. Berbeda dengan single, pasangan yang sudah menikah setidaknya harus mengumpulkan dana darurat sebanyak 9x pengeluaran. Sedangkan, bagi yang telah dikaruniai buah hati, dana darurat menjadi 12x pengeluaran bulanan.

Likuiditas

Likuiditas umumnya dapat diartikan sebagai kemampuan individu atau perusahaan dalam melunasi utang dengan segera menggunakan harta lancar yang dimiliki. Dalam keuangan pribadi, likuiditas juga dapat berarti  jumlah aset lancar dibandingkan dengan jumlah pengeluaran bulanan. Aset lancar terdiri atas uang tunai, tabungan jangka pendek, dana darurat, dan aset lain yang bisa dicairkan menjadi uang tunai dalam waktu singkat.

Inflasi

Mungkin istilah yang satu ini sudah tidak asing di telinga. Tapi sebenarnya apa sih arti inflasi itu sendiri? Inflasi adalah peristiwa kemerosotan nilai uang karena banyaknya jumlah uang yang beredar dengan sangat cepat sehingga terjadi kenaikan harga. Inflasi akan terus terjadi, oleh karenanya dalam menyusun perencanaan keuangan inflasi harus diperhitungkan.

Aset

Dilansir dari Finansialku.com, aset adalah sumber daya (baik tidak bergerak/bergerak; tidak berwujud/berwujud) yang tercakup dalam aktiva atau harta kekayaan dari suatu perusahaan atau individu. 

Aset dapat berupa surat berharga, properti, hak paten, merek dagang, tanah, tabungan, dll.  Aset pun bermacam – macam, salah satu yang harus dimiliki yaitu aset aktif. Kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan atau pendapatan pasif dari aset aktif. Aset aktif sangat direkomendasikan untuk persiapan dana pensiun.

Financial Check – up Jika biasanya kita mendengar istilah medical check-up, ternyata dalam keuangan pun ada financial check-up. Financial check-up serupa dengan medical check-up, hanya bedanya yang dicek adalah kesehatan keuangannya. Ada beberapa faktor yang harus dicek, misalnya cash flow, rasio utang, dll. Agar lebih mudah melakukan financial check-up, kamu bisa mengunduh aplikasi Finansialku.com di Appstore maupun Playstore.  (Mutiara Ramadhanti)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)