OJK Dorong Perbankan Kelas Menengah IPO

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan kelas menengah untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Minat investor terhadap pasar modal terus terus tumbuh, hal ini dapat dimanfaatkan oleh perbankan kelas menengah.

"Kami akan dorong bank kelas menengah yang memiliki aset Rp 500 miliar untuk listing di bursa," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad. BEI sendiri menargetkan setidaknya 30 emiten baru yang akan listing.

Menurut Muliaman, antusias investor terhadap pasar modal terus berkembang. Dengan melakukan IPO, maka perbankan kelas menengah akan mendapatkan sumber pendanaan untuk pengembangan kinerja usahanya.

"Sosialisai terutama untuk menambah basis investor, misalnya kami ingin mengumpulkan debitur-debitur bank kelas menegah yang mungkin bisa kita )sosialisasikan manfaat IPO di pasar modal dan itu jumlahnya banyak sekali," katanya.

Sosialisasi juga akan dilakukan ke perusahaan pembiayaan, dana pensiun, dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Muliaman menambahkan, banyak anggota Kadin memiliki kinerja baik, dengan menjadi perusahaan terbuka mereka akan dapat menambah kapitalisasinya dan bertransformasi  menjadi yang berkinerja baik.

"Kami juga ingin menjajaki untuk melihat peluang itu dan sudah melakukan pembicaraan dengan Pak Dahlan Iskan (Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara/BUMN). Banyak sekali perusahaan BUMN yang berpotensi untuk bergabung dengan BEI dan menambah variasi saham," ujarnya. (EVA)

Leave a Reply

1 thought on “OJK Dorong Perbankan Kelas Menengah IPO”

Kabar baik bagi bank kelas menengah untuk mendapatkan sumber modal dengan IPO.Diharapkan dengan adanya tambahan modal ini perbankan bisa mengembangkan sayapnya agar terus bertumbuh dan berkembang.
by drajat, 11 May 2013, 18:42

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)