Perkuat Modal, Permata Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp 1,8 Triliun

PT Bank Permata Tbk. menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I PermataBank Tahap II Tahun 2012 sejumlah Rp 1,8 triliun dengan dengan target dana Rp 2,5 triliun. Sebelumya pada semester I tahun 2012, perseroan telah menuntaskan penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Bank Permata Tahap I Tahun 2012 yang ditawarkan ke masyarakat dengan jumlah Rp 700 miliar.

Saat ini bank juga tengah melakukan rencana peningkatan modal hingga Rp 2 triliun dengan cara melakukan Penawaran Umum Terbatas V. Penerbitan Rights Issue dan Obligasi Subordinasi ini akan lebih memperkuat posisi permodalan Tier-1 dan permodalan Bank Permata secara keseluruhan.

"Penerbitan rights essue dan Obligasi Subordinasi akan lebih memperkuat struktur permodalan Bank Permata dan mendukung bisnis kami yang tumbuh cepat, sehingga memungkinkan kami untuk terus mendukung ekspansi bisnis kami. Di sisi investor, Obligasi Subordinasi yang memiliki kupon tetap sampai jatuh tempo diharapkan dapat memberikan peluang investasi yang menguntungkan bagi investor," ujar Giridhar S. Varadachari, Direktur Keuangan Bank Permata.

Dengan harga penawaran sebesar 100% dari nilai nominal, Obligasi Subordinasi ini memiliki jangka waktu 7 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,40% per tahun, dimana pembayaran bunga kupon akan dilakukan secara triwulanan.

Obligasi ini memperoleh peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Masa penawaran akan berlangsung pada 13-14 Desember 2012, diikuti dengan penjatahan pada 17 Desember 2012 dan distribusi obligasi secara elektronik pada 19 Desember 2012. Obligasi Subordinasi akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Desember 2012.

PT Standard Chartered Securities Indonesia (terafiliasi), PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Securities dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia merupakan Penjamin Pelaksana Emisi bagi penawaran Obligasi Subordinasi ini dan PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.

Dana dari hasil penawaran Obligasi Subordinasi ini, akan digunakan sebagai modal pelengkap level bawah (lower tier II capital) sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dan akan digunakan sepenuhnya bagi ekspansi kredit.

"Secara pro-forma, penerbitan Rights Issue akan meningkatkan posisi Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank Permata sekitar 210 bps dan penerbitan Obligasi Subordinasi akan lebih lanjut lagi meningkatkan posisi CAR sekitar 120 bps," tambah Giridha. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)