Lelang Online Perdana Batubara PTBA di BBJ Capai 75 Ribu Transaksi

PT Bukit Asam -JFX

Lelang perdana batubara PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA melalui pasar fisik on line Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) diikuti 21 trader Internasional. Lelang yang dibuka selama tiga jam itu berlangsung sukses dengan transaksi penjualan sebesar 75.000 ton batubara PTBA dengan harga terbaik yang dimenangkan oleh buyer dari Singapura.

Masing-masing produk yang terjual untuk pengapalan bulan September itu adalah sebanyak 60.000 ton dengan kualitas BA-70 HS melalui Pelabuhan Taruhan Bandar Lampung, dan 15.000 ton dengan kualitas BA-63 melalui Dermaga Kertapati Palembang. Sebelumnya, PTBA mencatatkan produknya pada saat BBJ melakukan peluncuran perdagangan fisik komoditi batubara secara On-line tanggal 1 Juli 2014.

Aulia Shina Primayog, Corporate Secretary Jakarta Futures Exchange (JFX), mengatakan, “Menyusul kesuksesan lelang on line perdana batubara ini, PTBA segera akan melakukan create auction penawaran batubara berikutnya yang disesuaikan dengan peningkatan kapasitas produksi dan angkutan setelah PTBA memenuhi semua pasokan yang sudah menjadi komitmennya."

Walaupun harga batubara akhir-akhir ini mengalami penurunan, namun hal tersebut tidak akan memengaruhi pasar fisik BBJ. Aulia menambahkan bahwa target transaksi setahun ke depan tetap sesuai dengan rencana semula, PTBA secara bertahap akan meningkatkan volume produknya untuk diperdagangkan di BBJ. Untuk tahun ini, hampir 20 juta ton dari total produksi PTBA sudah hampir full committed. Mulai tahun 2015, kapasitas angkutan kereta api PTBA akan meningkat menjadi 22,7 juta ton per tahun. Diperkirakan peningkatan kapasitas angkutan kereta api ini akan meningkatkan transaksi batubara PTBA melalui pasar fisik BBJ.

Melalui perdagangan fisik on line batubara di BBJ, para pelaku pasar batubara akan lebih mudah melakukan transaksi, karena dapat diakses dari dalam dan luar negeri. Disamping itu, perdagangan ini memberikan keleluasaan kepada produsen batubara untuk mengatur waktu penyerahan penjualan, mulai dari penyerahan penjualan saat ini sampai penyerahan penjualan beberapa bulan kemudian, bahkan beberapa tahun kemudian, jika diinginkan oleh para pelaku.

Pada prinsipnya perdagangan ini merupakan perdagangan spot dan forward batubara on line. Selain keleluasaan memilih waktu penjualan, produsen batubara juga bebas menentukan pelabuhan penyerahan serta kualitas batubara yang akan dijual.

Transaksi melalui pasar fisik on line BBJ diharapkan tidak saja mendapatkan harga terbaik, namun juga agar perdagangan batubara menjadi lebih fair, transparan dan wajar sehingga membawa dampak bagi perkembangan tata niaga industri batubara nasional dan perekonomian nasional pada umumnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)