Targetkan Dana IPO Rp 37 Miliar, Asuransi Mitra Kembangkan Jaringan Pemasaran

PT Asuransi Mitra Maparya menawarkan sahamnya ke publik atau Initial Public Offering (IPO) guna memperkuat jaringan pemasarannya di Indonesia. Aksi korporasi ini diharapkan mampu mendukung penetrasi pasar yang belum tergarap optimal saat ini. Dijadwalkan masuk Bursa Efek Indonesia dan IPO dilakukan pada Januari mendatang.

asuransi mitra

Sebanyak 402,781 juta lembar saham ditawarkan kepada publik. Lembar saham tersebut terdiri dari 138,900 juta saham biasa atas nama yang dikeluarkan dari potepel atau saham baru. Lalu sebanyak 263,881 juta saham biasa atas nama PT Griyainsani Cakrasadaya. Saham ditawarkan mulai dari harga Rp 240 sampai Rp 280 per lembar sahamnya.

Presiden Direktrur Asuransi Mitra Maparya, Joseph D Angkasa, mengatakan bahwa masuknya korporat ke pasar modal dinilai mampu memperkuat struktur permodalan perusahaan. “Go public ini membuat kami melakukan inovasi dan memperluas jaringan pemasaran yang terus berkembang. Saat ini, jasa asuransi masih belum tergarap optimal,” ungkap Joseph.

Jadwal penawaran sendiri dilakukan pada 3-9 Januari 2014. Penjatahan dilakukan pada 13 Januari yang dilanjutkan dengan distribusi saham pada 15 Januari. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 16 Januari.

Joseph menambahkan bahwa mengembangkan jasa asuransi masih sangat terbuka lebar. Saat ini, penetrasi jasa asuransi di Indonesia dinilai ia masih tergarap 1,7 persen. Dengan IPO ini, ia yakin mampu meraih dana  Rp 33 - 37 miliar.

Dana yang diperoleh dari IPO, sebanyak 65 persen digunakan untuk melakukan pengembangan jaringan pemasaran. Lalu, sebanyak 15 persen untuk pengembangan teknologi informasi (TI), kemudian sebesr 10 persen untuk pengembangan sumber daya manusia. Sisanya, dialokasikan untuk promosi dan pemasaran.

Tahun ini sendiri, Asuransi Mitra Maparya mengalami penurunan laba. Asuransi Mitra Maparya mencatatkan laba sebanyak Rp 3 miliar pada Juli 2013. Sedangkan, tahun lalu pada periode yang sama mendapatkan laba sebesar Rp 17 miliar. “Ini disebabkan banyaknya klaim yang tinggi di tahun ini,” papar Joseph. Ia berharap, tahun depan mampu meningkatkan laba perusahaannya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)