Vokalis God Bless Belajar Investasi Saham

Ahmad Albar ingin berinvestasi di pasar saham. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

Ahmad Albar berancang-ancang untuk menabung saham setelah berjumpa Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Vokalis grup God Bless ini pada pekan lalu menyambangi Gedung BEI untuk menghadiri acara edukasi investasi saham. Ia meyakini berinvestasi di pasar modal relatif aman sebagai investasi jangka panjang. “Rencananya untuk berinvestasi reksa dana saham dan saham,” ujar Ahmad disela-sela acara Stock Sound di Gedung BEI di Jakarta (31/1/2017).

Dia menyebutkan, investor muda dan yang berusia di atas 50-an tahun sebaiknya memulai untuk berinvestasi saham. Ahmad menyebutkan dirinya juga memiliki properti berupa villa di Bogor, Jawa Barat. Namun, lanjut Ahmad, dirinya tidak menyewakan villa itu, tetapi digunakan buat keluarga. Artinya, Ahmad belum menyewakan villa ini sebagai sumber pendapatan pasif.

Meski begitu, musisi kelahiran Surabaya, 16 Juli 1946 ini, menyebutkan dirinya bersama personel God Bless lainnya mempelajari investasi saham. "Kami dapat kesempatan nabung saham. Ini baru pertama kali kami nabung, padahal sejak dulu kepingin. Sudah saatnya kita menabung untuk hari depan, bukan hanya saya yang sudah umur 60 puluhan, yang muda-muda juga harus mulai nabung saham," tuturnya. Dia menghimbau masyarakat tak perlu khawatir menginvestasikan dananya di pasar modal pasca peristiwa robohnya selasar di Tower II Gedung BEI pada 15 Januari 2018. "Artinya gedung BEI aman, Anda bisa tenang mengikuti perkembangan saham di sini," imbuh Ahmad.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu ini naik 0,45% ke level 6.605 poin dari perdagangan sehari sebelumnya. Harga 203 saham menguat, sebanyak 158 saham melemah, dan 122 saham lainnya tidak berubah harga pada perdagangan ini. Volume perdagangan capai 22,6 miliar saham, frekuensi 417.171 kali, dan nilai perdagangan capai Rp 12,5 triliun. Sementara itu, investor asing masih terus melanjutkan aksi jual. Nilai net sell di perdagangan hari ini mencapai Rp 952,5 miliar di seluruh pasar.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, menyebutkan pencapaian kinerja pasar modal yang gemilang sepanjang tahun ini merupakan kerja sama setiap pihak. Di akhir Januari 2018, kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp 7.400 triliun dan IHSG telah beberapa kali melampaui level tertingginya sepanjang masa. "Ini semua kerja bareng semua stakehoder Bursa Efek Indonesia, terimakasih untuk semua investor dan anggota bursa," ujar Tito.

Ia mengatakan, frekuensi perdagangan Bursa Efek Indonesia telah mencapai 500 ribu per hari, dengan rata-rata sekitar 340.000 kali. Jumlah frekuensi perdagangan saham BEI melebihi jumlah di bursa Singapura sebanyak 4 kali, dan dibanding bursa Malaysia, 2 kali lebih tinggi.  "Sayang harga saham banyak yang gocap, jadi value-nya kecil," ujar Tito. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mengapresiasi kinerja IHSG yang terus meningkat dan menambah kepercayaan internasional terhadap perekonomian Indonesia. BEI adalah barometer kepercaan internasional kepada ekonomi Indonesia,” ucap Bambang.

 

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)