Bangun Infrastruktur, Puradelta Andalkan Dana IPO

Jajaran direksi PT Puradelta Lestari Tbk Jajaran direksi PT Puradelta Lestari Tbk

Pengembang kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk, memutuskan untuk menawarkan saham perdana (IPO) demi mendanai sejumlah rencananya. Sebagian besar dana yang didapat dari IPO bakal digunakan untuk membangun infrastruktur di kota industri mandiri yang terletak di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi itu.

“Jumlah saham yang akan ditawarkan adalah sebanyak-banyaknya 10.844.575.000 lembar saham, atau sebanyak-banyaknya 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham,” ujar Teky Mailoa, Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, dalam acara paparan publik rencana IPO, di Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Pihak yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Sinarmas Sekuritas dan PT Macquarie Capital Securities Indonesia. Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan diperoleh tanggal 15 Agustus 2013. Masa penawaran umum sendiri dilakukan tanggal 16, 19, dan 20 Agustus. Pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan tanggal 26 Agustus.

Sekalipun kondisi pasar sedang goyah, perseroan menaruh rasa optimis langkah IPO-nya akan sukses. Di mana harga per lembar saham ditawarkan dalam kisaran Rp 205-255 per lembar. Dari besaran harga itu, maka dana yang bakal diperoleh perusahaan sekitar Rp 2,2-Rp2,7 triliun.

Selain ditawarkan ke investor domestik, saham juga akan dijajakan ke investor di luar negeri, di mana perusahaan akan melakukan road show seperti ke Singapura dan Hong Kong. “Kami optimis saham kami akan diminati oleh investor karena meningkatnya permintaan terhadap lahan pada kawasan industri di Kota Deltamas yang didukung oleh naiknya investment grade Indonesia, yang menyebabkan banyak investor berminat untuk melakukan investasi di Indonesia,” Teky melanjutkan. Dia pun bilang, para investor tersebut membutuhkan lahan untuk membangun pabrik, dan para karyawannya memerlukan tempat tinggal, sehingga bukan hanya lahan untuk industri saja yang dibutuhkan tetapi juga perumahan di kota Deltamas. Di mana Deltamas sendiri masih mempunyai land bank sekitar 2.000 hektar yang akan dikembangkan untuk kawasan industri, perumahan, dan komersial.

Dari dana hasil IPO, perusahaan telah mempunyai komposisi penggunaan, yakni sebanyak 60 persen untuk pembangunan infrastruktur di kawasan kota, sekitar 20 persen untuk pembebasan lahan di Kabupaten Bekasi, dan sisa 20 persen untuk modal kerja. “Terlihat memang prioritas untuk 2 tahun ke depan adalah pembangunan infrastruktur. Ini cukup penting untuk mempercepat penjualan dan meningkatkan harga jual kami,” tambah Hermawan Wijaya, Direktur PT Puradelta Lestari Tbk.

Pembangunan infrastruktur yang akan dijalankan seperti pembangunan jalan, saluran air, pengolahan air, dan sebagainya. Semua itu dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 2-3 tahun. “Capex (belanja modal) kami dari dana IPO yang kami coba dapatkan itu kami targetkan akan selesai penggunaannya sampai 2014, atau sampai 2015," ujar Hermawan. Sedangkan, terkait dengan belanja modal tahun ini, ia berujar, “Capex untuk tahun ini kami rencanakan, termasuk perluasan lahan, sekitar Rp 1 triliun." (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)