Gaya Manajemen Astra International Menjaga Total Shareholder Return

PT Astra International selalu berupaya menjaga total shareholder return, yang  merupakan hasil dari capital gain atas harga saham perseroan dan dividen yang dinikmati oleh shareholder. Untuk meningkatkan harga saham diperlukan pertumbuhan laba bersih yang berkelanjutan.

Peningkatan laba bersih merupakan hasil dari peningkatan penjualan, efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas kerja. Bagaimana upaya yang dilakukan Astra untuk menjaga pertumbuhan profitabilitas? Pongki Pamungkas, Chief Corporate Communication PT Astra Intenational Tbk, menuturkannya kepada Dadi A. Salim:

Astra-Pongki

Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan agar perusahaan bisa meningkatkan kekayaan para shareholder?

Untuk meningkatkan shareholders value, perusahaan harus melakukan efisiensi dalam hal operasional, di samping dapat melihat peluang bisnis dalam rangka meningkatkan profitabilitas perusahaan. Hal lain adalah memperhatikan arus kas dan struktur keuangan yang sehat.

Kami di Astra selalu berusaha melakukan poin penting ini secara konsisten dan berusaha untuk selalu melakukan yang terbaik untuk meningkatkan shareholders value. Yang terakhir ini menjadi perhatian bagi manajemen dari waktu ke waktu.

Sejauh mana kinerja konvensional seperti pencapaian revenue dan laba bersih berpengaruh terhadap peningkatan kekayaan para shareholder? Bagaimana cara mendongkrak revenue dan laba bersih ini?

Pencapaian revenue dan laba bersih secara tidak langsung akan meningkatkan harga saham perusahaan dan memengaruhi nilai dividen yang dibagikan.

Untuk meningkatkan revenue,  perusahaan harus mampu menawarkan produk yang berkualitas dan kompetitif dan mampu melihat peluang pasar.Dengan kenaikan revenue dan kinerja operasional yang baik, maka laba bersih dapat ditingkatkan.  Selain itu, perusahaan harus memperhatikan struktur keuangan dan memperhatikan faktor-faktor eksternal seperti tingkat inflasi, pergerakan mata uang yang mungkin mempengaruhi kinerja perusahaan.

Astra-Pongki2

Bagaimana caranya agar Total Shareholder Return (TSR) meningkat?

Total shareholder return merupakan hasil dari capital gain atas harga saham Perseroan dan deviden yang dinikmati oleh shareholder.  Untuk meningkatkan harga saham diperlukan pertumbuhan laba bersih yang berkelanjutan. Peningkatan laba bersih merupakan hasil dari peningkatan penjualan, efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas kerja.

Dalam perjalanannya, pertumbuhan profitabilitas, pengendalian arus kas yang baik dan pemilihan investasi yang efisien dan tepat, menyebabkan Astra sampai saat ini tetap berkomitmen memberikan dividen bagi para shareholders.

Bagaimana caranya agar harga saham terjaga, bahkan meningkat dan mampu memberikan capital gain? Apa kaitannya dengan image perusahaan dan bagaimana mengelolanya?

Harga saham perusahaan tidak terlepas dari kondisi pasar modal. Sebagai emiten kami berusaha untuk menjaga kestabilitas operasional perusahaan dan berusaha untuk dapat terus berkembang.

Sebagai perusahaan yang mengedepankan Good Corporate Governance (GCG), kami menyadari pentingnya peranan pers atau media massa. Salah satu acuannya adalah penyampaian informasi, baik mengenai kinerja maupun tentang aktivitas atau program sosial (Corporate Social responsibility-CSR) secara transaparan, tepat waktu, terus menerus dan dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholder. Sebagai perusahaan publik, poin ini kami lakukan secara seksama untuk menjaga kepercayaan stakeholder Astra.

Bagaimana caranya mengelola cost of equity (biaya modal) agar efisien? Kapan sebaiknya memilih menggunakan modal sendiri dan kapan menggunakan utang? Apa yang harus diperhatikan dalam cost structuring?

Secara umum, pengaturan pendanaan grup perusahaan dirancang untuk memastikan adanya keseimbangan yang memadai antara ekuitas dan utang, baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk memberikan fleksibilitas dalam mengembangkan bisnis.

Grup Astra secara aktif dan teratur mengkaji dan mengelola strukutr permodalan dalam rangka memastikan optimalisasi dalam struktur permodalan dan imbal hasil bagi shareholders.

Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan terhadap efisiensi modal Grup dan kebutuhan modal di masa yang akan datang, tingkat profitabilias saat ini dan proyeksi laba ke depan, proyeksi arus kas operasional, rencana belanja modal serta proyeksi akan peluang investasi yang strategis.

Bagaimana memilih investasi/portfolio proyek yang berpengaruh bagus bagi perusahaan dan juga peningkatan kekayaan pemegang saham? Bagaimana sebaiknya pembiayaan proyek/investasi ini, terutama untuk capital expenditure (pengeluaran barang modal) agar justru tidak menurunkan kinerja WAI perusahaannya?

Dalam memilih investasi, perseroan selalu memperhatikan economic return yang dihasilkan dari investasi tersebut baik tingkat pengembalian modal (IRR) maupun jangka waktu pengembalian investasi (payback period), serta menciptakan sinergi dengan bisnis yang ada dan memperkuat value chain (mata rantai usaha) perusahaan.

Untuk melakukan pembiayaan proyek, kami selalu memperhatikan struktur modal perusahaan yang optimal (keseimbangan antara equity dandebt), serta mencari cost of debt financing yang kompetitif. (EVA)

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)