Dana Kelolaan BNP Paribas Astro Ditargetkan Mencapai US$25 Juta

photo(3)

Melengkapi produk investasinya, BNP Paribas meluncurkan Reksa Dana BNP Paribas Astro. Produk terbaru BNP Paribas ini merupakan produk reksa dana berdenominasi dolar AS. Peluncuran produk investasi terbaru BNP Paribas ini merupakan tanggapan terhadap semakin besarnya permintaan akan alternatif investasi dalam dolar AS di Indonesia.

Menurut Vivian Secakusuma, Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners, produk reksa dana Astro ini merupakan reksa dana dalam dolar AS ke-4 yang diluncurkan. "Produk ini kami luncurkan untuk meningkatkan kemudahan diversifikasi dan re-balancing portofolio untuk investor," tambahnya. Reksa dana  ini merupakan reksa dana pendapatan tetap dengan profil risiko yang berbeda untuk memungkinkan investor untuk berinvestasi sesuai dengan profil risiko masing-masing.

Produk investasi yang dimiliki lainnya antara lain BNP Paribas Dolar Plus yang merupakan reksa dana pendapatan tetap dalam dolar AS dengan karakteristik yang menyerupai reksa dana pasar uang, BNP Paribas Prima USD yang fokus pada obligasi pemerintahan Indonesia dan BNP Paribas Prima Asia USD yang merupakan reksa dana pendapatan tetap dalam dolar AS yang dapat berinvestasi pada saham-saham di Asia.

Lebih lanjut, Vivian menjelaskan produk barunya ini merupakan produk yang sangat unik karena memberikan investor untuk berpartisipasi pada potensi pasar saham Indonesia serta mengikuti potensi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Ini adalah produk investasi yang mampu menangkap seluruh cerita kekuatan dan potensi pertumbuhan Indonesia, baik dari sisi fundamental emiten maupun makro ekonomi."

BNP Paribas memfokuskan reksa dana ini untuk nasabah ritel. Adapun minimal dana untuk investasi produk ini adalah US$ 1.000. Ditargetkan hingga akhir tahun ini, dana yang terkelola adalah sebesar US$ 25 juta.

Sementara itu, target dana kelolaan BNP Paribas untuk tahun 2014 ini adalah mengalami peningkatan 10% dari dana kelolaan tahun 2013 lalu sekitar Rp 33 - 34 triliun sehingga target pada tahun ini menjadi Rp 37 - 38 triliun. (EVA)

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)