DBS dan Manulife Bermitra Lewat MiWealth Protection

PT Bank DBS Indonesia (DBSI) bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan produk asuransi dan investasi bernama MiWealth Protection. MiWealth Protection menawarkan manfaat unik yang dirancang untuk mengurangi dampak pasar yang mengalami penurunan dan menyebabkan performa dana investasi berada di bawah tolok ukur standar Manulife atau ketika nilai aktiva bersih (NAB) lebih rendah daripada performa tolok ukur standar sebelumnya.

Bila Anda ingin memiliki produk ini, Anda harus merogoh kocek minimal Rp 50 juta atau sekitar US$ 5.000 untuk membayar premi. Nasabah bisa memilih dua cara berinvestasi, yaitu menanamkan seluruh dana investasi sekaligus atau melakukan pembayaran awal secara bertahap. Bila memilih cara investasi bertahap, nasabah mendapat waktu dua hingga 24 bulan.

Yang menarik, dalam investasinya, pelanggan akan menerima kompensasi jika ada penurunan inflasi di pasar. Besar perlindungan kinerja investasi ini adalah 0,5% dari masing-masing pilihan dana investasi. Kompensasi ini diberikan mulai tahun keempat polis bila kinerja unitlink di bawah benchmark yang ditetapkan Manulife Aset Manajemen Indonesia.

IMG_20160106_103358

Selain itu terdapat juga bonus loyalitas untuk nasabah yang telah berinvestasi lama. Besar bonus loyalitas ini adalah 1% dari total nilai polis. Manfaat loyalitas akan diberikan setiap kelipatan akhir tahun ketiga polis, begitu seterusnya.

Benfit lain, nasabah akan mendapat manfaat meninggal. Nilainya 150% dari premi, plus hasil investasi. Selain itu, ada manfaat meninggal karena kecelakaan sebesar 300% dari premi, plus hasil investasi. Manfaat meninggal kecelakaan ini bisa diterima bila tertanggung meninggal sebelum usia 65 tahun.

Presiden Dirktur DBSI, Paulus Sutisna, mengatakan, DBSI bertekad untuk meningkatkan pangsa pasar bancassurance secara signifikan melalui kolaborasi bersama Manulife . Untuk memperkuat kolaborasi kedua perusahaan, DBSI baru-baru ini menyetujui rencana untuk memperluas distribusi bancassurance dengan menambahkan Institutional Banking Group (IBG) sebagai jalur baru.

Melalui IBG, kedua perusahaan akan menawarkan produk–produk bancassurance yang beragam untuk memenuhi permintaan para pelaku UKM yang semakin meningkat terhadap polis-polis asuransi yang bisa melindungi liabilitas dan karyawan mereka dari berbagai risiko dalam melakukan kegiatan operasional bisnis. “Kolaborasi yang lebih kuat dengan Manulife sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dengan 2,5 juta nasabah dan layanan yang beragam menunjukkan tekad kami untuk memperkuat posisi kami sebagai salah satu penyedia produk-produk bancassurance terbaik di negeri ini untuk para nasabah”, ujar Paulus.

Sementara itu, President Director dan CEO Manulife Indonesia, Chris Bendl, menjelaskan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa hanya 47% penduduk Indonesia merasa mereka memiliki dana cukup untuk masa pensiun. “Kami sangat menantikan kerja sama dengan DBS untuk menyediakan solusi inovatif yang membantu nasabah melindungi kebutuhan mereka, mengembangkan tabungan mereka, dan menumbuhkan aset merek," dia menegaskan” (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)