Moody's Mungkin Pangkas Rating Kredit UBS dan Morgan Stanley

Peringkat kredit UBS AG, Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley mungkin akan diturunkan hingga tiga level oleh Moody's Investor Service. Ini terkait risiko yang timbul di tubuh perusahaan akibat krisis utang yang menjangkau berbagai kawasan.

Goldman Sachs Group Inc, Deutsche Bank AG, JPMorgan Chase & Co dan Citigroup Inc merupakan beberapa perusahaan yang peringkatnya diperkirakan akan dipangkas dua level. Dalam keterangan resmi Moody's, kemungkinan itu terjadi sebenarnya sekadar indikatif. Potensi penurunan peringkat, yang mungkin meningkatkan biaya pinjaman dan memaksa bank meningkatkan jaminan, membuat perusahaan pemeringkat tampak bertentangan dengan investor obligasi.

Pasalnya, investor obligasi yang bertahan dengan taruhan pada aturan modal baru dan batasan perdagangan, akan membuat perusahaan keuangan lebih aman dalam jangka panjang. Biaya pendanaan bagi bank di seluruh dunia pun telah naik seiring dengan kesengsaraan utang Yunani yang mengacaukan pasar. “Dalam kurun dua tahun mendatang, bank-bank besar ini akan mengalami penurunan kekuatan. Ini sudah pasti,” kata Antos, analis keuangan di Mizuho Securities Co. “Bagi beberapa bank yang harus meningkatkan modal saat ini, mereka benar-benar sedang kesulitan.”

Barclays Plc, BNP Paribas SA, Credit Agricole SA, HSBC Holdings Plc, Macquarie Group Ltd dan Royal Bank of Canda mungkin juga akan dipangkas dua tingkat, kata pihak Moody's. Bank of America Corp, Nomura Holdings Inc, Royal Bank of Scotland Group Plc dan Societe Generale SA juga mungkin diturunkan satu tingkat. “Perusahaan pasar modal menghadapi tantangan yang terus berkembang seperti kondisi pendanaan yang semakin rapuh, kredit yang meluas, peningkatan beban regulasi dan kondisi operasional yang lebih sulit,” kata pihak Moody's.

Pemaparan Moody's kemungkinan memiliki konsekuensi yang sangat terbatas di pasar keuangan yang telah melakukan beberapa penyesuaian di beberapa bulan terakhir mengingat hampir sebagian besar bank mengalami peringkat yang lebih rendah, kata Kate Henley, juru bicara Societe Generale di Hong Kong. Ancaman penurunan peringkat tampaknya belum menggoyahkan investor dalam membeli utang perusahaan. Obligasi bank di Amerika Serikat, Eropa maupun Asia telah kembali ke angka 5,8% dari akhir November hingga 13 Februari, berdasarkan data Merrill Lynch Index Data, Bank of America.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)