Oxford Business Group dan BKPM Tandatangani MoU Panduan Ekonomi 2013

Oxford Business Group menandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia untuk panduan ekonomi 2013.

Perusahaan penerbitan, penelitian dan konsultansi global Oxford Business Group (OBG), akan merilis The Report: Indonesia 2013, sebuah panduan ekonomi dan investasi tentang Indonesia. Buku panduan ini juga merupakan hasil penelitian dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kamar Dagang  dan Industri  Indonesia (KADIN), Lubis Santosa & Maramis dan Pricewaterhouse Coopers (PWC).

Buku panduan ini akan memberikan analisis mendalam mengenai upaya Indonesia  untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu negara tujuan investasi asing di kawasan ASEAN yang kompetitif, juga berisi berbagai wawancara dengan para pemimpin politik, ekonomi dan bisnis yang paling berpengaruh di Indonesia.

Editor Regional OBG, Paulius Kuncinas, mengakui bahwa daftar panjang  proyek infrastruktur di Indonesia dan reformasi ekonomi sudah berhasil menumbuhkan minat di antara investor global. Sayangnya Indonesia masih perlu mengatasi keprihatinan mereka seperti yang terkait dengan  isu-isu kerangka regulasi negara dan jalur birokrasi prosedur bisnis.

"Sumber daya alam Indonesia yang melimpah, stabilitas politik dan ekonomi yang tumbuh cepat akan  membuka jalan untuk mendorong  pertumbuhan satu digit yang tinggi selama beberapa tahun ke depan, namun keberhasilan jangka panjang akan ditentukan oleh kemampuan negara untuk menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan stabil, mempercepat  proyek-proyeknya dan mengurangi ketergantungan pada pertumbuhan komoditas," kata Kuncinas di Jakarta, Selasa (2/10).

Sementara itu, Ketua BKPM Chatib Basri berharap The Report: Indonesia 2013 dapat mengeksplorasi bagaimana Indonesia harus menghadapi negara-negara ASEAN lainnya dalam upayanya untuk memantapkan diri sebagai tujuan investasi utama di kawasan ini.

"Walaupun  adanya  data yang dapat dipercaya dan akurat mengenai pembangunan ekonomi Indonesia telah membantu meningkatkan profil Indonesia di panggung global, para investor masih ingin mengetahui analisis  kemajuan dalam konteks regional,” kata Chatib Basri.

The Report: Indonesia 2013 akan menjadi panduan penting yang menelaah berbagai  aspek Indonesia, termasuk makro-ekonomi, infrastruktur, perbankan dan pembangun sektoral lainnya.  Panduan ekonomi kali ini menandai  kiprah tahun ke-6 OBG di Indonesia, dan  akan tersedia dalam bentuk cetak atau online. (Lila Intana)

Leave a Reply

1 thought on “Oxford Business Group dan BKPM Tandatangani MoU Panduan Ekonomi 2013”

Semoga Indonesia bisa menjadi yang terbaik, dan semoga koruptor cepat pensiun agar Indonesia dapat mengejar China dalam waktu cepat !
by Promo kartu member Indomaret minimarket waralaba Indonesia, 06 Oct 2012, 18:03

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)