Redam Fluktuasi Pasar, OJK Keluarkan Aturan Buy Back Saham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan aturan baru tentang pembelian kembali saham (buy back). Aturan ini untuk mengurangi fluktuasi pasar dan diharapkan mampu memberi kemudahan bagi emiten melakukan aksi korporasi.

OJK“Guna mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan serta memberikan kemudahan bagi emiten dalam melakukan pembelian kembali sahamnya, OJK pada hari ini (Jumat, 23/8) mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 02/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, di Jakarta, Jumat (23/8).

Muliaman menjelaskan, kondisi pasar dikategorikan berfluktuasi secara signifikan jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga hari bursa berturut-turut secara kumulatif turun 15% atau lebih, atau kondisi lain yang ditetapkan OJK.

Dalam kondisi itu, perusahaan dapat membeli kembali sahamnya sampai batas maksimal 20% dari modal disetor tanpa persetujuan RUPS. Selain itu, perusahaan baru dapat melakukan pembelian kembali saham tersebut setelah menyampaikan keterbukaan informasi kepada OJK dan BEI paling lambat tujuh hari bursa.

“Pembelian kembali tersebut hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah penyampaian keterbukaan informasi,” ucapnya.

Peraturan itu juga menyebutkan bahwa saham hasil pembelian kembali dapat dialihkan antara lain dengan cara dijual, baik di bursa efek maupun di luar bursa efek dengan ketentuan, dilaksanakan setelah 30 hari sejak pembelian kembali saham perusahaan dilaksanakan seluruhnya atau setelah berakhirnya masa pembelian kembali. Kemudian, harga pengalihan saham tidak boleh lebih rendah dari harga rata-rata pembelian kembali saham perusahaan.

Jika saham hasil pembelian kembali dijual melalui Bursa Efek, peraturan itu mewajibkan dipenuhinya ketentuan-ketentuan lainnya, yakni transaksi jual hanya dapat dilaksanakan melalui satu Anggota Bursa (AB).

Transaksi jual hanya dapat dilakukan setelah 30 menit sejak pembukaan sampai dengan 30 menit sebelum penutupan perdagangan. Dan jumlah penjualan kembali saham pada setiap hari paling banyak sebesar 20% dari jumlah seluruh saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan.

“Emiten tetap diwajibkan mengumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan menyampaikan bukti pengumuman dan dokumen pendukungnya kepada OJK paling lambat 14 hari sebelum dilaksanakannya penjualan saham hasil pembelian kembali,” jelasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)