Reksadana Masih Jadi Primadona Asuransi

Di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, industri asuransi justru berhasil menikmati hasil investasi yang maksimal, yakni mencapai 596,2%. Reksadana masih menjadi instrumen yang memberikan gain terbesar.

Hingga Q1 2012, hasil investasi dari industri asuransi sebesar Rp 8,3 triliun atau naik 596,2% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,2 triliun. “Ada optimisme di industri asuransi. Hasilnya meski pasar global terus bergejolak, hasil investasi di awal tahun ini tetap tumbuh signifikan,” ujar Eddy KA Berutu, Ketua Bidang Operasional dan Administrasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Senin (9/7).

Total nilai investasi perusahaan asuransi jiwa nasional pada Q1 2012 tercatat mencapai Rp 207,9 triliun, meningkat 28% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 162,4 triliun.

Dari total investasi tersebut terlihat bahwa sekitar 76,2% ditempatkan di instrumen pasar modal seperti saham, obligasi, SUN dan reksadana. “Berdasarkan data beberapa tahun terakhir, memang sekitar 60% hasil investasi berasal dari reksadana. Sisanya baru di saham dan obligasi, serta deposito. Jadi yang terbesar masih di reksadana,” katanya.

Sementara itu dari sisi aset, industri asuransi jiwa mengalami peningkatan, yakni Rp 241,9 triliun, meningkat sebesar 28,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 188 triliun. Begitu pula cadangan teknis pada Q1 2012 yang mengalami peningkatan 19,3% menjadi Rp 189,8 triliun pada periode yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp 159,1 triliun. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)