Saham DYAN Diklaim Kelebihan Permintaan 40,6 Kali

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) telah mengadakan masa penawaran umum pada tanggal 15-18 dan 19 Maret 2013 untuk para calon investor publik. Perusahaan pun sudah melakukan analisis dari hasil permintaan saham yang masuk selama periode penawaran tersebut. Hasilnya, jumlah pemesanan yang masuk mengalami kelebihan porsi pooling 40,6 kali dari total porsi pooling.

PT Dyandra Media International Tbk (DMI), memutuskan untuk melantai, atau go public, di Bursa Efek Indonesia.

“Para calon investor  antusias terhadap saham DYAN. Terbukti dari banyaknya jumlah peminat yang mengajukan pemesanan saham selama tiga hari kami melakukan masa penawaran umum,” terang Iman Rachman, Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas, sebagai penjamin pelaksana emisi saham dalam pelaksanaan go public DYAN, akhir pekan lalu.

Hal serupa juga ditekankan oleh Shiantaraga, Direktur  OSK Nusadana Securities Indonesia yang bersama dengan  Mandiri Sekuritas ditunjuk sebagai joint lead underwriters IPO Dyandra Media International Tbk.

Dengan harga penawaran saham sebesar Rp 350 per saham, total dana yang dihimpun oleh DYAN diperkirakan menjadi Rp 448,7 miliar yang berasal dari 1,282 miliar saham baru, atau setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.

“Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan dialokasikan untuk memacu pertumbuhan portofolio DYAN,” tambah Danny Budiharto, Direktur Operasional PT Dyandra Media International Tbk.

Saham DYAN sendiri akan tercatat sebagai emiten di BEI pada tanggal 25 Maret 2013, dengan kode saham “DYAN”. Perusahaan ini telah mendapatkan persetujuan akhir untuk melakukan IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 13 Maret 2013.

“Para pelaku pasar melihat peluang bisnis di bidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Indonesia sangat baik,” ungkap Danny. Dia pun menambahkan, saham DYAN memiliki nilai tinggi untuk diburu investor sebagai investasi jangka panjang yang baik bagi portofolio mereka.

Danny menuturkan, investor asing dari berbagai manajer investasi dan asset management yang berminat dan membeli saham DYAN berasal dari Hong Kong, Malaysia, dan Singapura. “Sekitar 81 persen adalah institusi dan sisanya ritel. Dan mereka siap memegang saham DYAN dalam jangka panjang,” tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)