PT Surya Pertiwi Tbk Targetkan Peroleh Dana Rp 1 Triliun dari IPO

PT Surya Pertiwi  berencana akan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

Rencananya, PT Surya Pertiwi akan melepas sekitar 700 juta lembar saham baru (sekitar 26%) dari modal ditempatkan dan disetor yang akan dilakukan pada bulan Mei 2018 dengan PT Ciptadana Sekuritas Asia selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Menurut Tjahjono Alim Presiden Direktur, PT Surya Pertiwi, rencananya penggunaan dana IPO tersebut untuk belanja modal, pembayaran utang, dan modal kerja. Rinciannya, sekitar 50% digunakan untuk pembayaran utang, 25% untuk belanja modal anak usaha dan 25% akan digunakan untuk modal kerja perusahaan. Sebab, tujuan dari IPO ini adalah memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang dan ekspansi bisnis.

Harga awal saham yang ditawarkan sekitar Rp 1.160 - Rp 1520 per saham. Artinya melalui IPO ini, PT Surya Pertiwi akan mendapatkan dana sekitar Rp 812 miliar- Rp 1,06 triliun.

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan saniter dan fitting, serta memproduksi barang saniter dan pengelolaan gedung, ini merupakan distributor eksklusif di Indonesia untuk produk saniter dan fitting dengan merek TOTO. Lebih dari 90% produk penjualan perseroan adalah merek TOTO, sedangkan sisanya, merupakan produk dari produsen lain terutama merek Eropa.

Irene Hamidjaja, Direktur PT Surya Pertiwi, menambahkan, hingga 31 Desember 2017, penjualan Surya Pertiwi mencapai Rp 2,141 trilun, dengan porsi 89,5% penjualan barang lokal, dan 10,5% penjualan barang impor. Sedangkan periode yang sama tahun sebelumnya (31 Desember 2016), penjualannya tercatat Rp 2,071 triliun, dengan porsi 90,9% barang lokal, dan 9,1% penjualan barang impor.

Untuk menunjang bisnisnya PT Surya Pertiwi bersama Surya Toto Indonesia, mendirikan Surya Pertiwi Nusantara (SPN) di Surabaya, Jawa Timur. SPN akan memproduksi produk saniter dengan merek TOTO dan akan melayani daerah Surabaya dan Timur Indonesia. SPN akan mulai melakukan penjualan secara komersial pada triwulan kedua tahun 2018.

Selain itu, kedua perusahaan tersebut mendirikan Surya Graha Pertiwi (SGP) di Jakarta. SGP bergerak di bidang pembangunan dan pengelolaan gedung perkantoran, dan Perseroan akan membuat state-of-the-art showroom seluas 6.000m2, terletak di Jakarta Barat yang akan mulai beroperasi pada triwulan ketiga tahun 2018.

Untuk jaringan distribusi, Surya Pertiwi memiliki 11 distributor tunggal di 14 kota besar, di luar wilayah Jabodetabek dan Surabaya, serta memiliki 100 diler di Jabodetabek dan Surabaya.
 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)