PURA Catatkan Laba Bersih Rp 4,28 Miliar di Kuartal III/2020

PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) mencatat kenaikan laba tahun berjalan Perseroan selama sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2020 mencapai Rp 4,28 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan 84,20% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,32 miliar.

Ariel Wibisono, Direktur Utama PT Putra Rajawali Kencana Tbk mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya pendapatan dan efisiensi biaya. Pendapatan usaha tercatat naik menjadi Rp 77,54 miliar atau naik 41,02% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 54,99 miliar

Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari peningkatan jasa angkut dari pihak ketiga sebesar Rp 17,06 miliar atau naik 69,18% dari tahun lalu sebesar Rp 24,66 miliar. Meningkatnya pendapatan usaha juga didorong oleh penambahan armada.

Sementara itu net profit margin tercatat 5,52%, return on asset 1,03%, serta return on equity 1,14%. Dari sisi solvabilitas, debt to asset ratio perseroan 9,52%, debt to equity ratio adalah 10,53%.

Ariel menuturkan, tahun depan tetap menjadi tahun yang penuh tantangan. Meski begitu, Ariel mengaku optimistis bisa mencapai hasil yang positif dibanding tahun 2020. “Tahun ini PURA sudah mengembangkan sistem teknologi informasi bagi driver. Tahun depan kami akan lebih sempurnakan agar efisiensi Perseroan dan service level dapat lebih meningkat," kata dia.

Ia juga yakin pertumbuhan sektor transportasi dan logistik akan naik dengan adanya inovasi. "Tahun ini kami tidak tinggal diam dan kami optimis terus berkembang pada masa mendatang,” tegasnya.

Yonathan Himawan Hendarto, Direktur PT Putra Rajawali Kencana Tbk menambahkan, tahun ini PURA menerima penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2020 dalam kategori Proses Internal atas Inovasi Driver Management System.

“Driver Management System adalah sebuah aplikasi internal untuk memudahkan driver truk. Aplikasi ini diharapkan dapat membuat perkerjaan semakin efisien dan tepat sasaran. Hal ini merupakan langkah awal perusahaan melakukan efisiensi dan digitalisasi. Kami akan terus sempurnakan sistem ini,” imbuh Yonathan.

Selain itu, ia mengaskan bahwa upaya perseroan untuk tahun depan sudah dilakukan secara berkesinambungan. “Kami sudah lakukan pendekatan ke beberapa klien baru dan awal tahun depan sudah ada kontrak baru yang bisa menyumbang pendapatan yang cukup besar ke PURA. Kami berharap semua bisa terlaksana pada awal tahun depan,” kata Yonathan.

Rencana kerja PURA tahun depan adalah menyasar sektor angkutan barang infrastruktur 30%, barang komoditas 30%, barang jadi 15%, agrikultur 15%, sisanya pengembangan sektor jasa (menyewakan kendaraan dan manajemen operasional). “Kenaikan utilitas produktivitas sebesar 13% dengan proyeksi pandemi Covid-19 melandai di Q2 2021, sehingga maindays utilitas produktivitas meningkat,” papar Ariel.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)